Ketua DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Mojokerto Lailatul Mufidah menuturkan, makanan yang baik dikonsumsi adalah menu yang memenuhi unsur gizi seimbang. ’’Dalam satu menu ada sumber karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin agar terjaga nutrisi tubuh saat berpuasa,’’ terangnya.
Selama puasa, memang ada perubahan jadwal makan. Dari biasanya makan saat pagi, siang, dan sore, kini waktu makan dimulai setelah azan Magrib. ’’Saat menjalani puasa, penting untuk memperhatikan asupan serat dalam diet kita. Karena serat bagian dari makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh dan memiliki banyak manfaat kesehatan,’’ terang Lailatul.
Menurutnya, konsumsi serat saat sahur, utamanya membawa beberapa dampak positif bagi tubuh. Yaitu, menjaga perut terasa kenyang lebih lama, membantu mengatur kadar gula darah, serta mencegah sembelit dan menjaga sistem pencernaan. ’’Ini sangat bermanfaat saat kita tidak dapat minum air sepanjang hari selama puasa,’’ jelasnya.
Konsumsi serat yang cukup, lanjutnya, juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk jantung, diabetes, dan kanker usus. Dengan menjaga asupan serat selama puasa, kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. ’’Agar manfaat serat untuk puasa bisa dirasakan maksimal, kuncinya ada pada kombinasi yang seimbang,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah