Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Risyka Amelia, SST, Ners, MM, Dari Perawat ke Manajemen Rumah Sakit

Fendy Hermansyah • Senin, 22 Desember 2025 | 11:00 WIB

 

Risyka Amelia, SST, Ners, MM, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi/Perencana Ahli Muda RSUD Prof. dr. Soekandar
Risyka Amelia, SST, Ners, MM, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi/Perencana Ahli Muda RSUD Prof. dr. Soekandar
Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi/Perencana Ahli Muda RSUD Prof. dr. Soekandar

Risyka Amelia, S.ST, Ners, MM, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi/Perencana Ahli Muda RSUD Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto, mengawali kariernya sebagai seorang perawat profesional. Perempuan asal Desa Pekukuhan, Mojosari ini, menjalani hari-hari dengan shift malam dan tugas medis di RSUD Prof. dr. Soekandar. Namun, di balik rutinitas tersebut, tersimpan semangat belajar yang kuat hingga membawanya meraih gelar Magister Manajemen Marketing. Selain aktif di RSUD Soekandar, Risyka juga tercatat sebagai dosen di beberapa universitas kesehatan dan administrasi rumah sakit, Sekretaris Dewan Pengawas RS, serta Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS DHP).

Seperti apa perjalanan Risyka Amelia dari dunia medis ke dunia manajemen dan marketing? Mari kita baca cerita lengkapnya!

PERJALANAN karier Risyka menarik untuk disimak. Minat terhadap dunia kesehatan telah tumbuh sejak masa SMA. Alumni SMU Negeri 1 Sidoarjo ini menempuh pendidikan keperawatan dan setelah lulus langsung bekerja sebagai perawat di RSUD Soekandar. Dengan latar belakang pendidikan Perawat Bedah, meski telah bekerja purnawaktu, ia kerap membantu tugas di luar keperawatan. Berawal dari keterlibatannya sebagai sekretaris akreditasi rumah sakit, ketertarikan dan wawasan Risyka terhadap dunia manajemen perlahan tumbuh dan berkembang.

Kini, Risyka menjalani aktivitas sehari-hari di bidang Perencanaan dan Pengembangan RSUD Prof. dr. Soekandar. Di sela waktu luang, ia gemar menuangkan ide-ide inovatif. Salah satunya adalah SIAP RAMAH (Sistem Aplikasi Rawat Luka di Rumah) yang berhasil membawa RSUD Prof. dr. Soekandar dan Kabupaten Mojokerto masuk Top 45 Finalis Kovablik Jawa Timur 2025.

Ia juga kerap mengasah kemampuan teknologi dengan mengutak-atik komputer, membuat desain visual, serta mencoba berbagai aplikasi baru. Dari sinilah muncul keputusan penting untuk melanjutkan studi S2 di bidang manajemen. ’’Saya berpikir, ketika saya sudah masuk di bagian ini, saya harus serius dan bertanggung jawab menjalankannya. Saya akan terus belajar,’’ ujarnya.

Di tengah kesibukan sebagai perencana rumah sakit, Risyka tetap menyempatkan diri kuliah dan memperkuat keterampilan teknologi yang sebelumnya hanya menjadi hobi. Keputusan tersebut terbukti tepat. Ia diterima dan menempuh pendidikan S2 di STIE Mahardika Surabaya pada program Manajemen Marketing. Pengalaman belajar itu dinilainya sangat berkesan. ’’Program ini tidak sekadar mengajarkan teori, tetapi juga mengusung pendekatan praktis. Hal itu sangat membantu saya sebagai staf manajemen karena bisa langsung diimplementasikan dalam kondisi riil di kantor,’’ jelasnya.

 

Perjalanan Risyka tentu tidak lepas dari tantangan. Sebagai pekerja purnawaktu yang menempuh pendidikan lanjutan, ia harus pandai membagi waktu antara pekerjaan, studi, dan perannya sebagai ibu rumah tangga, bahkan hingga akhir pekan. Meski dengan kesibukan yang luar biasa, Risyka tetap mampu menjalankan perannya sebagai ibu, termasuk mengantarkan anak semata wayangnya menempuh pendidikan di Al Azhar, Kairo, Mesir.

Dengan semangat pantang menyerah, Risyka berhasil bertransisi dari dunia medis ke manajemen rumah sakit. Ia menyadari, tidak ada yang mustahil selama konsisten dan mau terus belajar. Baginya, perubahan arah hidup adalah hal yang wajar sebagai bagian dari proses bertumbuh. ’’Jangan takut bermimpi. Tidak ada kata terlambat untuk mengubah arah hidup dan mengejar cita-cita yang menjadi ’’panggilan’’ kita. Jangan takut mencoba, karena saya pribadi merasa lebih baik menyesal karena gagal daripada menyesal karena tidak pernah mencoba,’’ ujarnya.

Kini, Risyka menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi RSUD Prof. dr. Soekandar. Ia berharap setiap talenta memiliki keberanian dan kesungguhan yang sama dalam mewujudkan mimpi. Meski berkarier di level manajerial, Risyka tetap menjalankan peran dan kodratnya sebagai istri dan ibu dalam keluarga. (bas/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#rsud soekandar #RSUD Soekandar Mojokerto