JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dari masa ke masa, banyak orang menghindari mandi di malam hari. Usut punya usut, hal ini dikarenakan banyak yang percaya mandi malam bisa menyebabkan rematik atau masuk angin.
Akibatnya, mandi malam menjadi ‘hal terlarang’ di banyak keluarga, terutama untuk orang tua, anak-anak, dan perempuan.
Tapi, apakah benar penyakit sendi seperti rematik bisa disebabkan aktivitas mandi malam? Atau hal ini hanya mitos belaka yang tidak terbukti medis?
Penyakit rematik sendiri adalah penyakit nyeri atau peradangan pada sendi, otot, atau tulang. Penyakit dengan nama medis arthritis ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari adanya faktor autoimun (seperti rheumatoid arthritis), usia, hingga gaya hidup.
Rematik memiliki beberapa gejala umum. Dilansir dari berbagai sumber menyebutkan, ada beberapa ciri rematik yang paling umum seperti nyeri sendi, pembengkakan sendi, sendi kaku, area sendi terasa hangat dan berwarna kemerahan, serta mudah lelah.
Meski mandi malam bukan menjadi penyebab terjadinya rematik, anda sebaiknya menghindari menggunakan air dingin jika memang menderita rematik.
Suhu air yang dingin dapat membuat sendi yang sudah terkena rematik terasa nyeri dan mengalami kekakuan.
Udara dingin dapat memperberat keluhan dan mengakibatkan kapsul sendi mengerut pada penderita rematik. Oleh karena itu, penderita rematik tidak dianjurkan untuk mandi di malam hari.
Hal ini dapat menjadi sebuah fakta bahwa mandi malam bukanlah menjadi penyebab rematik, melainkan faktor yang dapat memperburuk keluhan rematik.
Selain itu, ada beberapa fakta penting yang perlu kita ketahui tentang mandi di malam hari yaitu mandi malam tidak menyebabkan rematik. Ini hanyalah asumsi dan mitos tradisional yang belum terbukti dalam literatur medis.
Mandi di malam hari memang bisa membuat tubuh terasa lebih kaku atau pegal. Terutama bagi mereka yang memang memiliki masalah otot atau sendi.
Nyatanya, paparan air dingin bisa memicu rasa tidak nyaman, tapi bukan berarti hal tersebut menyebabkan rematik.
Mandi malam sebenarnya boleh dilakukan, bahkan bisa bermanfaat jika kita melakukannya dengan cara yang tepat. Berikut beberapa tipsnya:
1. Gunakan air hangat. Air hangat dapat membantu tubuh kita lebih rileks, otot kita yang mulanya tegang akan mereda, dan tidur kita pun akan lebih nyenyak.
2. Jangan langsung mandi setelah aktivitas berat. Biarkan tubuh beristirahat sejenak agar suhu tubuh menjadi stabil.
3. Pastikan tubuh dikeringkan dengan baik. Jangan biarkan rambut dan pakaian lembap saat tidur. Hal tersebut bisa menyebabkan masuk angin.
4. Jangan mandi terlalu malam. Lakukan sebelum pukul 21.00 agar tubuh masih dalam suhu lingkungan yang wajar.
Mandi malam tidak akan menimbulkan rematik jika dilakukan dengan benar. Mitos ini muncul karena ketidaktahuan atau pengalaman pribadi tanpa didukung bukti ilmiah. Yang terpenting adalah memperhatikan kondisi tubuh, suhu air, dan waktu mandi.
Jadi, jika anda pulang kerja malam atau selesai olahraga malam hari, tidak perlu takut mandi, asal dilakukan dengan benar. Terkadang, yang membuat sakit itu bukan airnya, namun sugesti kita sendiri. FADYA
Editor : Imron Arlado