Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

4 Jenis Attachment Style dan Ciri-cirinya yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Kamu Termasuk yang Mana?

Imron Arlado • Jumat, 4 Juli 2025 | 01:39 WIB
Attachment Style adalah pola atau gaya ketertarikan seseorang dalam menjalin dan menyikapi sebuah hubungan dengan orang lain secara emosional. Sumber foto: Pinterest
Attachment Style adalah pola atau gaya ketertarikan seseorang dalam menjalin dan menyikapi sebuah hubungan dengan orang lain secara emosional. Sumber foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Attachment Style adalah pola atau gaya ketertarikan seseorang dalam menjalin dan menyikapi sebuah hubungan dengan orang lain secara emosional.

Hal ini pada umumnya sudah terbentuk sejak anak-anak dan dipengaruhi pola asuh orang tua.

Gaya ketertarikan ini tidak hanya berpengaruh pada hubungan anak dan orang tua saja, melainkan dengan teman dekat, pasangan, serta orang-orang yang penting dalam hidup.

Attachment Style menjadi konsep penting dalam dunia psikologi karena dapat membantu seseorang untuk memahami pola interaksi serta dinamika emosional, sehingga seseorang dapat membangun hubungan yang lebih sehat di masa depan.

 

Baca Juga: DPRD Kota Mojokerto Kepras Usulan Tarif Tiket Taman Bahari Mojopahit

 

Attachment Style terbagi menjadi 4 yang masing masingnya memiliki pengertian dan ciri-ciri yang berbeda-beda sesuai dengan pola asuh orang tua atau pengasuh utama.

Yuk, kita bahas satu persatu 4 jenis attachment style dan ciri-cirinya!

  1.       Secure Attachment Style

Pribadi dengan secure attachment style biasanya tumbuh dengan pola asuh yang lembut, konsisten, dan penuh kasih sayang. Oleh sebab itu, orang-orang dengan secure attachment style bisa merasa nyaman dengan keintiman, mandiri, dan mampu mengatur emosi dengan baik.

Mereka juga dapat membangun sebuah hubungan yang sehat, aman, percaya diri, serta mudah mempercayai orang lain.

Orang dengan secure attachment style biasanya ditandai dengan:

  1.       Mudah mempercayai orang lain
  2.       Mampu mengontrol emosi dengan baik
  3.       Memiliki kepribadian yang ramah dan percaya diri
  4.       Tidak mudah bergantung dengan orang lain
  5.       Merasa nyaman saat menjalani hubungan dekat
  6.       Mampu menghadapi dan mengelola konflik dengan baik

 Baca Juga: Jaksa Ingin Putusan Lebih Berat, Korupsi BPRS Kota Mojokerto Lanjut ke Kasasi Dua Terdakwa Minta Dibebaskan

 

  1.       Avoidant Attachment Style

Pada mulanya, gaya ketertarikan avoidant muncul karena pola asuh yang tidak konsisten, sering mendapat penolakan dan teguran saat mengutarakan kebutuhan atau perasaan.

Pribadi yang tumbuh dengan karakter avoidant sedari kecil didesak untuk selalu mandiri dan berujung pada ketidakmauan bergantung dengan orang lain untuk mendapat dukungan dan perlindungan.

Orang dengan gaya ketertarikan ini biasanya tidak mampu membina hubungan dalam jangka panjang karena ketidakmampuannya terlibat dalam kedekatan baik fisik maupun emosional. Tanda-tandanya meliputi:

  1.       Sulit mempercayai orang lain
  2.       Memiliki kepribadian yang tertutup
  3.       Mudah meremehkan orang lain
  4.       Menghindari kedekatan intim dan emosional
  5.       Percaya bahwa tidak membutuhkan orang lain dalam hidup
  6.       Merasa terancam oleh siapapun yang mencoba mendekat

 Baca Juga: Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto Dukung Produktivitas Pertanian, Bangun Infrastruktur Penahan Tanah

 

  1.       Anxious Attachment Style

Anxious adalah karakter yang takut ditinggalkan, takut akan penolakan, dan cenderung sensitif dengan perilaku pasangan. Mereka terus menerus membutuhkan validasi dari pasangan dan selalu merasa cemas di dalam suatu hubungan.

Pribadi dengan karakter anxious pada umumnya adalah orang yang tumbuh dengan pola asuh tidak stabil, terkadang dimanjakan dan penuh kasih sayang lalu diabaikan atau cuek.

Beberapa ciri-cirinya adalah:

  1.       Selalu bergantung dengan orang lain
  2.       Selalu haus akan validasi
  3.       Sensitif terhadap kritik
  4.       Selalu merasa rendah diri
  5.       Tidak bisa merasa sendirian
  6.       Merasa tidak layak dicintai
  7.       Ketakutan yang besar akan penolakan dan ditinggalkan

 Baca Juga: Layanan Memburuk, Pelanggan Tinggalkan PDAM Maja Tirta Kota Mojokerto

 

  1.       Disorganized Attachment Style

Orang dengan karakteristik disorganized biasanya didefinisikan sebagai pribadi yang sangat tidak stabil atau tidak konsisten.

Karakter ini timbul karena pola asuh yang sangat tidak konsisten, terlalu dingin, dan kasar. Mereka juga biasanya memiliki trauma masa lalu, pengabaian, bahkan pelecehan.

Berikut ciri-ciri orang dengan disorganized attachment style:

  1.       Sangat sulit mempercayai orang lain
  2.       Tidak mampu mengontrol emosi
  3.       Takut akan penolakan
  4.       Memiliki Tingkat kecemasan yang sangat tinggi
  5.       Perilakunya tidak stabil
  6.       Merasa dirinya tidak berharga

Disorganized juga dapat memicu adanya beberapa gangguan saat tumbuh dewasa yaitu gangguan suasana hati, kebiasaan menyakiti diri sendiri, dan gangguan kepribadian.

Jangan ragu untuk meminta bantuan pihak yang lebih profesional jika kamu merasa kesulitan mengatasi masalah attachment atau kesehatan mental lainnya.

Baca Juga: Kejari Kota Mojokerto Telusuri Aset Hasil Korupsi, Tersangka Korupsi Proyek Pujasera TBM Belum Pulihkan Kerugian Negara

Itu dia penjelasan mengenai gaya ketertarikan atau attachment style. Jadi, kamu termasuk yang mana?

FANEZA

 

 

Editor : Imron Arlado
#kesehatan #Secure Attachment Style #Attachment Style #Disorganized Attachment Style #anxious attachment style #ciri-ciri #Avoidant Attachment Style #Gaya Ketertarikan