JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda, tak hanya berpengaruh pada penampilan, tipe tubuh juga dapat menjadi petunjuk terkait hormon dan metabolisme untuk mengetahui seberapa banyak protein yang dibutuhkan dan bagaimana tubuh memproses karbohidrat.
Karakter tubuh masing-masing individu memiliki karateristik yang berbeda, bahkan tak sedikit yang membandingkan bentuk tubuh manusia dengan buah-buahan, mulai dari pir, apel, bahkan strawberry.
Namun, hal tersebut tidaklah benar, salah satu cara untuk mengkategorikan bentuk tubuh ialah dengan sistem somatotype, mengetahui bentuk tubuh berdasarkan genetik dan pola makan seseorang.
Somatotype
Somatotype merupakan pengelompokan tipe tubuh berdasarkan genetik yang berkaitan erat dengan pola makan seseorang. Studi terkait somatotype yang diterbitkan pada 2015 di National Library of Medicine, menjelaskan bahwa tubuh manusia dibagi menjadi tiga jenis utama, yakni endomorph, ectomorph, dan mesomorph.
Mengetahui tipe tubuh dominan memudahkan seseorang untuk menjalani pola hidup sehat, menurunkan berat badan, hingga mendukung proses diet yang tengah dijalani.
Ketiga jenis bentuk tubuh memiliki pola diet dan kecenderungan yang berbeda-beda. Berikut tiga tipe tubuh yang wajib kamu pahami untuk kesehatan, kebugaran, dan membuat penampilanmu lebih menarik.
Endomorph
Endomorph memiliki struktur tulang yang cenderung lebih besar dan menyimpan lebih banyak lemak. Metabolisme yang dimiliki juga lebih lambat, sehingga pemilik cenderung mudah gemuk dan sulit menurunkan berat badan.
Tipe endomorph memiliki pundak yang lebih sempit dibanding pinggulnya, tulang padat dan kuat. Lemak biasanya akan lebih banyak tersimpan di area paha, perut, dan bokong.
Seseorang yang memiliki tipe tubuh ini juga kerap disebut mirip dengan buah pir. Untuk menjaga berat badan, endomorph sebaiknya rutin melakukan latihan kardio, sementara untuk diet baiknya fokus pada serat dan protein.
Ectomorph
Tipe tubuh ectomorph biasnaya memiliki metabolisme yang tinggi, tipe ini juga cenderung ditandai dengan tubuh yang kurus, pinggang ramping, bahu dan pinggul sempit, serta kaki atau lengan panjang.
Metabolisme yang tinggi membuat mereka mampu membakar kalori lebih cepat dibanding tipe tubuh yang lain, sehingga mereka sering kali merasa lapar. Terlepas dari itu, sesering dan sebanyak apapun mereka makan, berat badan dan otot mereka tidak akan berteambah dengan mudah.
Mesomorph
Tipe tubuh mesomorph memiliki struktur tulang yang lebih kokoh dalam menopang massa otot lebih optimal. Tipe ini juga disbeut sebagai tubuh yang atletis dan seimbang, mereka memiliki tubuh yang kurus dengan lebar pinggang dan pinggul yang sama.
Seseorang dengan tipe tubuh ini memiliki metabolisme seimbang, mereka dapat menambah atau menurunkan berat badan lebih cepat dibanding dua tipe lainnya.
Pemilik tubuh mesomorph juga harus berhati-hati untuk mengatur pola makannya, direkomendasikan untuk mendapat kalori dari karbohidrat sebanyak 40 persen, protein dan lemak sebanyak 30 persen.
DINDA
Editor : Imron Arlado