JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kemunculan jerawat menjadi masalah umum yang dialami sebagian besar orang. Pasalnya, jerawat bisa tumbuh di mana saja, tak melulu di area wajah, tetapi juga bisa tumbuh di bagian lainnya.
Masalah kulit ini sering kali dianggap sangat mengganggu dan menjengkelkan, terutama jika tumbuh di area wajah seperti dahi, pipi, hidung, hingga dahi.
Penyebab munculnya jerawat di sejumlah bagian tubuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Maka dari itu, untuk menanganinya, seseorang perlu memahami penyebab serta menjaga kebersihan kulit untuk mengurangi risiko munculnya jerawat.
Penyebab Utama Jerawat
Jerawat dapat terjadi karena produksi kelenjar minyak berlebih atau kotoran pada wajah menyumbat pori-pori kulit. Minyak atau kotoran yang menyumbat pori-pori akan terbentuk menjadi komedo.
Terbentuknya komedo menjadi akar dari permasalahan kulit atau yang umum disebut dengan jerawat. Pengaruh genetik, hormon, maupun kebiasaan gaya hidup seseorang juga menjadi faktor penting dalam munculnya jerawat.
Selain itu, letak munculnya jerawat pada kulit juga memengaruhi jenis dan penyebab yang berbeda. Berikut penjelasan terkait faktor penyebab tumbuhnya jerawat berdasarkan letaknya.
Jerawat di Dahi
Jerawat di area dahi sering kali dikaitkan dengan stres berlebihan dan kurang tidur, hal tersebut dapat memengaruhi produksi minyak yang memicu kemunculan jerawat.
Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula, susu, karbohidrat, dan lemak juga menjadi penyebab tumbuhnya jerawat di area dahi.
Cara Mengatasi:
- Perbanyak konsumsi serat.
- Kelola stres dengan baik.
- Terapkan pola tidur yang teratur.
- Gunakan skincare dengan kandungan AHA BHA serta bertekstur gel.
Jerawat di Hidung
Hidung biasanya menjadi area yang memproduksi minyak (sebum) alami untuk melembabkan dan melindungi kulit. Namun, produksi minyak yang berlebihan menyebabkan pori-pori membesar hingga memicu tumbuhnya jerawat.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan daging, pedas, hingga garam juga menjadi faktor penyebab munculnya masalah kulit.
Cara Mengatasi:
- Rutin membersihkan wajah dan pori-pori
- Perbanyak konsumsi buah, sayur, da n kacang-kacangan yang kaya akan omega 3 dan vitamin B.
- Menggunakan skincare yang tidak menyumbat pori-pori.
Jerawat di Pipi
Area pipi menjadi zona yang rentan terhadap tumbuhnya jerawat, kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari, seperti menyentuh wajah saat tangan kotor, sarung bantal kotor, dan ponsel kotor menjadi penyebab utama jerawat di area pipi.
Sementara itu, hormon testosteron yang meningkat kren stres, memicu produksi minyak (sebum) berlebih.
Cara Mengatasinya:
- Gunakan pembersih wajah yang dapat mengontrol produksi minyak.
- Hindari menyentuh wajah saat tangan kotor.
- Rutin membersihkan ponsel dan mengganti sarung bantal.
- Perbanyak konsumsi buah, sayur, da n kacang-kacangan yang kaya akan omega 3 dan vitamin B.
Jerawat di Dagu
Munculnya jerawat di dagu sering kali disebabkan oleh kadar hormon estrogen dan testosteron yang tidak seimbang akibat stres atau menstruasi. Kondisi ini dapat merangsang produksi kelenjar minyak secara berlebih memicu penyumbatan pada pori-pori kulit.
Cara mengatasi:
- Hindari kegiatan atau memikirkan hal yang dapat menyebabkan stres.
- Gunakan skincare yang memiliki kandungan salicylic acid.
- Konsumsi makanan sehat, tinggi serat, dan kandungan vitamin omega 3.
DINDA
Editor : Imron Arlado