Jawa Pos Radar Mojokerto - Bagi beberapa orang, mengunyah es batu pada siang hari menjadi kegiatan yang menyenangkan. Tetapi, tahukah kalian jika mengunyah es batu ternyata memiliki efek samping atau dampak jika dilakukan secara sering?.
Apa Efek Samping Mengunyah Es Batu?
Mengunyah es batu dapat mengganggu atau berdampak bagi salah satu anggota tubuh kita yaitu gigi. Gigi merupakan anggota tubuh yang paling kuat, tetapi mengunyah atau menggigit es batu setiap hari membuat gigi tetap aman.
Baca Juga: Jangan Berikan 9 Barang Ini ke Pasanganmu Agar Hubungan Tak Berakhir! Apa Saja?
Memakan atau menggigit es batu setiap hari atau secara berlebihan dapat mengikis lapisan pelindung dari gigi. Pelindung atau email dari gigi yang tipis, dapat menyebabkan gigi lebih sensitif, seperti sering ngilu dan nyeri.
Masalah lainnya yang timbul jika mengonsumsi es batu secara berlebihan adalah tentang penyimpanan dan pengolahan es batu yang tidak higienis atau kurang bersih. Hal tersebut juga akan berdampak pada kesehatan kita.
Semisal es batu yang dikonsumsi tidak higienis atau kurang bersih, hal tersebut akan menyebabkan penularan dari berbagai kuman, virus, dan parasit yang dapat membawa penyakit, seperti, diare, kolera, demam tifoid, dan hepatitis A.
Baca Juga: Ingin Hubungan Kalian Langgeng? Berikan Enam Barang Ini ke Pasangan Kamu
Maka dari itu, jika ingin mengonsumsi es batu, pastikan es batu tersebut layak dikonsumsi atau higienis dan diproduksi menggunakan air yang bersih.
Dampak atau Bahaya dari Mengonsumsi Es Batu
Terdapat beberapa dampak dan bahaya jika mengonsumsi es batu secara berlebihan, diantaranya sebagai berikut:
1. Menyebabkan Gigi Berlubang
Baca Juga: Suka Trading Crypto? Intip 5 Website yang Aman dan Rekomended
Selain menimbulkan gigi nyeri atau ngilu, mengonsumsi es batu secara berlebihan dapat membuat gigi berlubang. Hal tersebut dikarenakan es batu dapat mengikis lapisan pelindung gigi sehingga menyebabkan gigi berlubang.
Jika gigi berlubang, maka kita akan kesulitan makan dan ketika makan lebih sering merasakan gigi ngilu atau nyeri.
2. Gangguan Pencernaan
Baca Juga: Tata Ulang Kebesaran Kerajaan Majapahit, PIM di Mojokerto Menjadi Museum Majapahit
Mengonsumsi es batu secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini terjadi karena penyimpanan dan pengolahan es batu yang tidak sehat atau kurang higienis.
Jika es batu yang dikonsumsi bukanlah es batu higienis, maka virus dan bakteri lebih cepat untuk menyebar. Hal ini dapat mengakibatkan diare, mulas, demam tifoid, dan hepatitis A.
3. Dapat Sakit Rahang
Baca Juga: Menbud Fadli Zon Resmikan Galeri Soekarno Kecil di Kota Mojokerto
Mengonsumsi es batu terlalu banyak dapat menyebabkan sakit rahang. Hal ini dikarenakan sifat es batu yang keras dapat menyebabkan rahang sakit rahang dan sakit sendi rahang lainnya.
Makan makanan yang alot atau keras juga berdampak pada gigi karena dapat menyebabkan tekanan otot rahang semakin meningkat. Hal tersebut berakibat kesakitan ketika membuka mulut dan kesulitan mengunyah.
4. Pertumbuhan Terhambat
Baca Juga: Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto PDKT ke Bumil, Jamin Kesehatan Ibu dan Janin
Bagi anak-anak, mengunyah es batu merupakan kegiatan yang seru dan mengasyikkan. Tetapi, dibalik kesenangan tersebut, es batu dapat membuat anak-anak atau balita kesulitan bertumbuh atau mengalami keterlambatan.
Selain itu, kondisi anak yang sering mengonsumsi es batu juga rentan terkena infeksi atau virus karena daya tahan tubuhnya yang lemah.
Itulah 4 dampak mengonsumsi es batu secara berlebihan atau terlalu banyak. Bagaimana menurutmu? RENO
Editor : Imron Arlado