JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Stunting merupakan suatu kondisi yang menjelaskan seorang anak mengalami permasalahan gizi kronis dan biasanya ditandai dengan memiliki tinggi badan di bawah rata-rata umurnya. Biasanya stunting disebabkan karena adanya kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama.
Tak hanya bermasalah dengan pertumbuhan tubuhnya, namun stunting juga berakibat pada perkembangan otak yang menjadi lambat. Stunting juga kerap memberikan dampak serius pada anak seperti diabetes, obesitas, hingga kematian akibat infeksi.
Sebagai seorang ibu pastinya tidak ingin jika anak kamu mengalami masalah gizi stunting. Saat proses kehamilan hindari 5 kebiasaan ini supaya sang buah hati tidak mengalami stunting.
- Terlalu Sering Makan Junk Food
Terkadang ibu hamil menganggap jika berat badan naik maka ukuran janin juga akan bertambah. Mereka hanya fokus menaikkan berat badan dengan sering memakan makanan cepat saji seperti mie instan dan lainnya.
Hindari kebiasaan seperti ini supaya buah hati tidak mengalami stunting. Kamu harus lebih menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuhmu supaya bisa berdampak baik terhadap perkembangan janin di perut.
Baca Juga: Dari Sejarah, Seni, hingga Kuliner
- Merokok dan Minum Alkohol
Bagi seorang perempuan yang memiliki kebiasaan merokok atau minum alkohol, jika sudah memasuki fase kehamilan kebiasaan seperti itu harus dihilangkan. Karena kedua aktivitas tersebut berdampak buruk bagi proses pertumbuhan janin.
Karbon monoksida dan nikotin yang ada pada rokok bisa membuat berat badan seorang anak saat lahir menjadi rendah. Sedangkan alkohol akan berdampak kepada perkembangan fisik dan mental bayi.
Ketika ibu hamil meminum alkohol bisa membuat seorang bayi mengalami Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Kamu harus berhenti melakukan kebiasaan ini supaya perkembangan kesehatan anak bisa terjamin.
- Malas Bergerak
Tak hanya janin yang menerima dampak dari kebiasaan malas bergerak. Kurangnya aktivitas fisik bisa membuat ibu hamil menjadi kelebihan berat badan, hipertensi, dan mengalami diabetes. Selain itu kurang bergerak bisa memicu janin mengalami stunting.
- Kurang Air Putih
Untuk menjaga kondisi janin, ibu hamil harus mengonsumsi air putih sebagai minuman mereka. Seperti yang kita tahu, air putih merupakan salah satu hal terpenting yang dibutuhkan tubuh. Jika kamu sering mengalami dehidrasi, maka akan berakibat fatal untuk proses kehamilan seperti infeksi, hipertensi, dan bahkan memicu resiko perdarahan.
- Malas Untuk Memeriksakan Kehamilan
Jangan sampai melakukan hal ini, periksa kehamilan secara rutin bisa membantu dirimu dalam mengetahui kondisi janin. Apabila ada masalah kesehatan kamu bisa langsung mengobatinya. Maka dari itu, dokter menganjurkan kepada ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan agar menghindari risiko stunting.
LAILA
Editor : Imron Arlado