JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sarapan merupakan kegiatan mengonsumsi hidangan (makan dan minum) yang dilakukan di pagi hari.
Sarapan biasanya dilakukan pada pukul 06.00 sampai 09.00 pagi, saat sarapan dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang ringan, seperti tinggi serat, protein, dan rendak lemak.
Pasalnya, tubuh membutuhkan 15 hingga 30 persen kebutuhan gizi harian untuk memulai aktivitas dengan energi yang cukup.
Namun, terdapat sebagian orang yang memilih untuk tidak sarapan karena kerap mengalami gejala perut mules setelah sarapan.
Kondisi perut mulas setelah sarapan adalah suatu hal normal yang terjadi, tetapi makanan yang dikonsumsi saat sarapan juga dapat berpengaruh pada proses pencernaan.
Makanan yang tidak cocok dikonsumsi saat sarapan dapat memicu sakit perut, mulas, hingga diare.
Selain pemilihan makanan yang salah, ternyata ada sejumlah faktor lain penyebab mulas setelah sarapan. Simak pnejelasannya sebagai berikut.
Penyebab Perut Mulas Setelah Sarapan
- Mengonsumsi Makanan Berlemak dan Terlalu Berat
Mengonsumsi makanan yang terlalu berat atau makanan berlemak, seperti daging, gorengan, dan makanan tinggi lemak lainnya.
Makanan tersebut dapat memperlambat proses pencernaan, memberi efek rasa kenyang yang berlebih yang memicu ketidaknyamanan pada perut, seperti kembung.
Maka dari itu, sarapan lebih dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah lemak seperti sayuran, buah-buahan, hingga protein.
- Porsi Makan Terlalu Besar atau Terlalu Sedikit
Pada saat sarapan, orang akan cenderung makan dengan terburu-buru, pada saat itu juga kondisi lambung masih belum seimbang dengan makanan yang telah masuk.
Selain itu, sarapan yang terlalu berlebihan juga dapat mengakibatkan perut meregang yang memicu sakit perut.
- Intoleransi Makanan
Intoleransi merupakan kondisi pada saat sistem pencernaan merasa kurang cocok dengan suatu makanan yang baru dicerna.
Pasalnya, sejumlah orang memiliki sensivitas atau gangguan pada pencernaan (IBS) yang dapat memicu reaksi perut mulas atau rasa nyeri di perut.
- Gerak Peristaltik
Beberapa dokter mengungkapkan bahwa rasa mulas pada hari merupakan hal yang umum terjadi. Setiap pagi, rasa mulas sering kali akian timbul setelah mengonsumsi makanan.
Seseorang mengalami rasa mulas setelah mengonsumsi makanan atau minuman merupakan efek dari rangsangan gerak peristaltik.
Gerak peristaltik sendiri merupakan reaksi otot pada saluran pencernaan yang terjadi secara tidak sadar, dimulai ketika makanan masuk melalui kerongkongan hingga sampai pada saluran pencernaan.
Gerak tersebut merupakan mekanisme yang normal terjadi pada tubuh.
DINDA
Editor : Imron Arlado