RADAR MOJOKERTO - Siapa yang tidak mengenal coklat? Eksistensi coklat sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Coklat juga dipercaya sebagai makanan yang dapat meredakan stress. Namun, apakah setiap coklat memiliki kandungan yang sama bagi tubuh? Adakah jenis coklat yang tergolong lebih sehat daripada jenis coklat lainnya?
Coklat sendiri terbagi menjadi tiga yaitu coklat hitam atau dark chocolate, coklat susu atau milk chocolate, dan coklat putih. Namun pada pembahasan kali ini akan lebih berfokus pada dua coklat yang sering dikonsumsi sehari-hari yaitu dark chocolate dan milk chocolate.
Kedua coklat tersebut memiliki kandungan yang tentunya berbeda. Dark chocolate atau coklat hitam mengandung padatan biji kakao yang lebih banyak, hingga 90% dan juga mentega kakao.
Di sisi lain, milk chocolate atau coklat susu memiliki kandungan kakao hanya sekitar 10-50% kakao. Oleh karena perbedaan persentase kandungan kakao dalam coklat inilah yang menyebabkan dark chocolate memiliki rasa lebih pahit daripada milk chocolate.
Kandungan kakao yang lebih tinggi pada dark chocolate memberikan antioksidan lebih tinggi daripada milk chocolate. Disamping itu, pahit yang timbul dari biji kakao yang terkandung dalam dark dan milk chocolate berasal dari kandungan polifenol yang baik bagi tubuh karena memiliki kandungan yang terkait dengan pengelolaan hormon stres.
Milk chocolate biasanya lebih banyak mengandung gula dan lemak. Dilansir dari berbagai sumber menyebut bahwa milk chocolate harus memiliki setidaknya 12% padatan susu sehingga bisa disebut milk chocolate.
Kandungan gula coklat juga menjadi hal utama. Sebab, banyaknya kandungan gula dalam milk chocolate akan memberikan rasa lebih manis daripada dark chocolate yang tetap mempertahankan kuatnya rasa kakao dalam coklatnya.
Jadi apakah dark chocolate lebih baik dikonsumsi daripada milk chocolate?
Ya, dark chocolate bisa dijadikan alternatif makanan yang lebih sehat. Penyebab utamanya adalah kandungan kandungan gula dan lemak yang lebih sedikit dan didominasi oleh kakao.
Selain itu, dark chocolate juga memiliki kandungan flavonoid yang lebih tinggi dan berkaitan dengan proses relaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, sehingga mampu menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke.
Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa dark chocolate memiliki banyak manfaat seperti:
1. Meredakan stres. Telah disebutkan bahwa tingginya kandungan polifenol yang fungsinya bisa menurunkan kortisol sehingga mampu mengelola hormon stres dalam tubuh. Oleh karena itu, dark chocolate bisa jadi opsi meredakan suasana hati yang sedang buruk.
2. Melindungi tubuh dari radikal bebas. Konsumsi dark chocolate bisa meningkatkan antioksidan dalam tubuh, sehingga tubuh mampu menangkal radikal bebas yang mampu memicu inflamasi.
3. Menurunkan resiko penyakit jantung dan menjaga tekanan darah. Tingginya kalium dan antioksidan pada dark chocolate membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Maka dari itu, dark chocolate dianggap sebagai salah satu makanan yang aman dikonsumsi dan bermanfaat untuk tubuh asal dalam jumlah tepat.
4. Memelihara kecantikan kulit. Siapa sangka jika dark chocolate bisa membantu memelihara kecantikan kulit. Hal ini terjadi karena kandungan flavonoid dalam dark chocolate yang bermanfaat dalam mencegah penuaan dini dan perlindungan terhadap sinar matahari.
Baca Juga: Perempuan Sering Bilang Hah Hoh! Ternyata Telinga Laki-Laki Lebih Sensitif, Kenapa Begitu?
5. Menjaga kesehatan otak. Rutin mengkonsumsi dark chocolate dalam jumlah yang tepat bisa mempertahankan daya ingat dan fungsi kognitif pada otak. Tingginya antioksidan berperan besar guna membantu memperlancar aliran darah ke otak.
Nah, jadi sudah bisa diketahui bahwa konsumsi dark chocolate memang lebih disarankan dan dapat menjadi alternatif jika menginginkan kandungan yang lebih menyehatkan bagi tubuh.
Namun bukan berarti milk chocolate buruk. Perlu diingat bahwa konsumsi coklat, baik coklat hitam maupun susu tentu harus sesuai dengan kebutuhan agar tidak menjadi masalah kemudian hari.
Editor : Imron Arlado