PELAKSANAAN apel pagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof dr Soekandar, Senin (21/4) terasa istimewa. Mengenakan kebaya, petugas apel pagi kali ini adalah perempuan, sebagai momen peringatan Hari Kartini.
Apel pagi ini juga menjadi penanda rangkaian HUT RS pelat merah tersebut yang memasuki usia perak. Dipimpin Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Prof dr Soekandar Mas’ulah, menyampaikan sekilas terkait kegiatan tersebut. ’’Hari ini (kemarin, Red) kita melaksanakan apel khusus, karena Jumat lalu (18/4) adalah hari ulang tahun RSUD Prof dr Soekandar ke 25 tahun. Dan Senin (21/4) ini, kita juga memperingati Hari Kartini. Sehingga khusus hari ini, seluruh petugas apel adalah para wanita dan semua staf wanita menggunakan busana kebaya,’’ terangnya.
Mas’ulah juga menyampaikan, RA Kartini menjadi sosok yang telah memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. Utamanya, membuka jalan bagi perempuan untuk mendapatkan hak dan menjadi bagian aktif dalam pembangunan bangsa. ’’Saya mengucapkan selamat Hari Kartini. Mari kita berikan apresiasi kepada semua perempuan di RSUD Prof dr Soekandar, agar terus berkarya mewujudkan cita-cita dan tetap menjaga kehormatan, menjunjung tinggi wibawa dan etika,’’ ulasnya.
Pihaknya mengajak seluruh civitas hospitalia kembali mengenang perjalanan dan sejarah berdirinya RSUD Prof dr Soekandar. Yang mana, tepat tahun ini telah menginjak usia seperempat abad. ’’Perjalanan RSUD Prof dr Soekandar adalah bukti nyata komitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Mari kita terus berbenah, berinovasi dan bertransformasi demi masa depan pelayanan kesehatan yang lebih cerah,’’ tuturnya.
Tentunya, tandas Mas’ulah, eksistensi RSUD Prof dr Soekandar hingga kini, tak lepas dari kepercayaan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Untuk mendongkrak kepercayaan itu, pihaknya mendorong seluruh staf agar terus berinovasi dalam mewujudkan pelayanan terbaik, dan meraih prestasi yang membanggakan. ’’Semoga dengan pertambahan usia, RSUD Prof dr Soekandar bisa menjadi sesuai dengan apa yang dicitakan dalam tema HUT kali ini. Yaitu, 25 tahun melangkah, pelayanan tak pernah lelah, usia perak dedikasi emas,’’ pungkasnya.
Apel khusus tersebut diiringi dengan sirene ambulans sebagai tanda dimulainya rangkaian HUT RSUD Prof dr Soekandar. Tak hanya itu, para staf juga menggeber pembagian 25 paket sembako untuk warga sekitar diiringi musik HUT. Kemudian, pengunjung RSUD disuguhkan dengan tampilan flash mob tarian RA Kartini, pembukaan gorden gambar RA Kartini, serta pembagian 25 bunga mawar silver untuk srikandi RSUD Prof dr Soekandar. Para pengunjung rawat jalan dan pasien rawat inap juga mendapatkan 225 suvenir kipas 25 tahun.
Dalam waktu dekat, RSUD Prof dr Soekandar juga akan menggelar rangkaian HUT lainnya. Seperti, tasyakuran dan ngaji bareng Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mengikuti Festival Paduan Suara mewakili Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia), yang kemudian dipungkasi acara simposium kesehatan tema onkologi/kanker sekitar Mei atau Juni mendatang. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi