Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jumlah Sapi Mati di Mojokerto akibat PMK Menurun

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 22 Januari 2025 | 14:40 WIB

DITANGANI: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memberi vaksinasi ke sapi di Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, pekan lalu.
DITANGANI: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memberi vaksinasi ke sapi di Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, pekan lalu.
 

 KABUPATEN - Seiring berlangsungnya vaksinasi massal, kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi di Kabupaten Mojokerto mulai melanda. Penutupan tujuh pasar hewan sejak pekan lalu juga turut menekan tingkat penyebaran penyakit mematikan ini.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Tutik Suryaningdyah mengatakan jumlah kasus PMK di 18 kecamatan menunjukkan tren penurunan. ’’Belum ada kecamatan yang nihil kasus, tetapi sudah banyak yang sehat,’’ jelasnya, kemarin (21/1).

Seperti di Kecamatan Jetis, data per Kamis (16/1) lalu melaporkan terdapat 40 kasus PMK. Rinciannya, 5 ekor sapi sakit, 1 mati, dan 28 sembuh. Hingga kemarin, tidak ada lagi pembaruan data sapi yang mati. ’’Yang sakit masih ada, tetapi yang sembuh juga lebih banyak,’’ imbuh Tutik.

Berdasarkan data pekan lalu itu, total kasus PMK di Kabupaten Mojokerto sebanyak 357. Dari jumlah ini, 302 sapi dinyatakan sembuh, 18 ekor mati, 17 sakit, dan 14 dipotong paksa. Kasus paling banyak terdapat di Kecamatan Kutorejo dengan 58 kasus di satu desa. Dawarblandong menyusul dengan jumlah 52 kasus di 8 desa.

Tutik menyatakan, kasus PMK mulai teratasi seiring dengan vaksinasi yang berlangsung. Sebanyak 3.500 dosis vaksin disuntikkan ke hewan ternak sejak pekan lalu. Selain itu, pembatasan mobilitas sapi melalui penutupan pasar juga ampuh dalam menekan penyebaran PMK. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #vaksinasi masal #Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) #ternak sapi