Puskesmas Modopuro, Kecamatan Mojosari
Stimulasi pencegahan stunting agar tetap zero terus digencarkan ke desa-desa oleh puskesmas setempat. Ialah melalui program Gerinting (gerakan intervensi serentak pencegahan stunting) yang rutin dilaksanakan Puskesmas Modopuro, Kecamatan Mojosari setiap bulan.
Kepala Puskesmas Modopuro Edi Gandiriyanto mengatakan, di wilayah kerjanya, kasus stunting telah menyentuh 0 persen. Kendati demikian, kondisi tersebut harus tetap dipantau secara konsisten. ”Gerinting ini terus dilakukan untuk memantau dan menjaga konsistensi zero stunting di desa-desa,” katanya, kemarin.
Dia menjelaskan, pelaksanaan Gerinting sendiri biasanya diterapkan di posyandu balita. Program ini dijalankan bersama lintas sektor. ”Pemantauannya dilihat dari kehadiran 100 persen sasaran di posyandu. Dimulai dari calon pengantin (catin), ibu hamil sampai bayi dan balita. Kehadiran sangat penting, karena jadi salah satu upaya pencegahan stunting,” jelas dia.
Dengan pemantauan tersebut, sasaran yang hadir di posyandu maupun yang tidak hadir bisa diintervensi lebih detail. Yakni, melalui kunjungan ke rumah warga oleh kader kesehatan, agar dapat memantau kesehatan secara optimal kepada sasaran posyandu. ”Tidak sekadar memantau, tapi juga mengintervensi mereka, agar kasus stunting yang kita cegah ini bisa tetap berada di angka zero,” tandas Edi. (oce/ris)
Editor : Imron Arlado