Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Perkuat Layanan Gratis di Pelosok Desa, Bupati Mojokerto Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Khudori Aliandu • Selasa, 28 Mei 2024 | 13:35 WIB
KERJA NYATA: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berinteraksi dengan pasien di Puskesmas Kemlagi.
KERJA NYATA: Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berinteraksi dengan pasien di Puskesmas Kemlagi.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara konsisten meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Tak hanya pemenuhan kualitas di RSUD, tetapi juga optimalkan pengobatan gratis di 27 puskesmas melalui kepesertaan BPJS Kesehatan.

Termasuk, penguatan layanan kesehatan di pelosok desa.

Bupati Ikfina menegaskan, selain peningkatan infrastuktur yang menunjang, seluruh pelayanan kesehatan di Kabupaten Mojokerto juga telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Sehingga meringankan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan yang adil dan bermutu. Baik layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

Tak terkecuali mengoptimalkan pelayanan di Puskesmas. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah menjangkau layanan kesehatan dengan cepat.

’’Jadi semua pelayanan kesehatan di Kabupaten Mojokerto saat ini melayani pemegang kartu BPJS Kesehatan. Tidak ada perbedaan. Dan hampir 95 persen rumah sakit kita melayani peserta BPJS kesehatan, termasuk juga seluruh puskesmas,’’ ungkap Bupati Ikfina.

Sesui data Jawa Pos Radar Mojokerto, per April lalu, total jumlah penduduk Kabupaten Mojokerto yang terdaftar BPJS Kesehatan sebanyak 1.025.581 jiwa atau 98,78 persen dengan keaktifan 71,28 persen atau 812.236 jiwa.

Baik yang tercover Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) ataupun Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN).

’’Dengan kita mengoptimalkan puskesmas, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk berobat ke rumah sakit. Mereka bisa mendapatkan penanganan kesehatan melalui puskesmas,’’ tegasnya.

TINGKATKAN FASYANKES: Bupati Ikfina Fahmawati konsisten meningkatkan kualitas fasyankes kepada masyarakat, salah satunya di Puskesmas Kemlagi.
TINGKATKAN FASYANKES: Bupati Ikfina Fahmawati konsisten meningkatkan kualitas fasyankes kepada masyarakat, salah satunya di Puskesmas Kemlagi.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menjamin mutu layanan kesehatan di seluruh wilayah.

Tak terkecuali di 27 puskesmas termasuk penguatan layanan kesehatan di setiap pelosok desa.

Sebab, seluruh puskemas yang tersebar di 18 kecamatan kini statusnya sudah terakreditasi.

Sebanyak 25 puskesmas di antaranya mendapatkan predikat Terakreditasi Paripurna dan dua lainya mendapatkan predikat Terakreditasi Utama.

Sebagai wujud komitmen, peningkatkan infrastruktur kesehatan agar masyarakat yang berobat bisa terlayani dengan aman dan nyaman juga terus digeber.

Benar saja, tiga tahun memimpin, Ikfina berhasil tuntaskan perbaikan puluhan fasilitas kesehatan (faskes) secara berkelanjutan.

Di antaranya, perbaikan 36 pustu, puluhan puskemas, hingga rehabilitasi gedung PMI Kabupaten Mojokerto.

Penguatan infrastruktur ini untuk mendukung terwujudnya visi misi.

Khususnya pada misi keempat pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur di semua sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sosial budaya dan pelestarian lingkungan.

’’Mulai alat kesehatan hingga SDM-nya juga kita cukupi, sehingga petugas bisa memberikan pelayanan prima. Dan tentu, pelayanan seperti ini akan berpengaruh dengan indeks kepuasan masyarakat untuk pelayanan kesehatan,’’ tuturnya.

LAYANAN OPTIMAL: Pegawai Puskesmas Jetis memberi layanan prima kepada masyarakat.
LAYANAN OPTIMAL: Pegawai Puskesmas Jetis memberi layanan prima kepada masyarakat.

Di sisi lain, pembangunan IGD Terpadu dan Poliklinik Terpadu di RSUD Prof dr Soekandar juga menjadi wujud komitmen pemkab memberikan layanan paripurna kepada masyarakat. Dalam Poliklinik Terpadu setidaknya ada 21 layanan poli. Di antaranya, poli penyakit dalam, jantung, kandungan dan kebidanan, KB, paru, gigi dan mulut, mata, kulit dan kelamin, VCT serta poli jiwa. Tak hanya itu, juga ada poli bedah, anak, rehab medik, ortopedi, anesthesia, saraf, geriatric, THT, urologi, hemodialisa, dan MCU. ’’Jadi, peningkatan layanan ini wujud layanan paripurna pemerintah daerah kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto,’’ tegasnya.

Sedangkan IGD Terpadu dilengkapi dengan kamar operasi emergency dengan peralatan medis canggih dan tim medis yang siap siaga 24 jam, guna menangani pasien gawat darurat dengan lebih cepat dan efektif. Pada IGD Terpadu dan Poliklinik juga menerapkan sistem one stop service. Di mana, pasien bisa mendapatkan beberapa layanan dalam satu gedung secara terintegrasi. Seperti pendaftaran, pembayaran, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan radiologi, farmasi dalam satu gedung saja. Sehingga memudahkan masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk memperoleh layanan kesehatan yang maksimal. ’’Kita terus berproses untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama menjadikan rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Mojokerto menjadi rujukan yang memiliki peralatan lengkap dan pelayanannya bagus,’’ tandas Ikfina. (ori/fen)

Wujud Konsistensi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Editor : Hendra Junaedi
#bupati ikfina fahmawati #Majapahit #Bpjs #Kartu BPJS Kesehatan #mojokerto