Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Stres Berkepanjagan? Bisa Jadi Anda Alami Burnout, Simak Cirinya

Martda Vadetya • Minggu, 19 Mei 2024 | 20:31 WIB
STRES BEKERJA: Ada sejumlah indikasi seseorang sedang alami burnout. (foto: dok. Jawa Pos)
STRES BEKERJA: Ada sejumlah indikasi seseorang sedang alami burnout. (foto: dok. Jawa Pos)

RADARMOJOKERTO – Apakah anda merasa lelah lelah terus-menerus tanpa tahu penyebabnya?

Segalanya terasa berat karena tekanan pekerjaan, sekolah, pertemanan maupun lingkungan?

Hal ini perlu anda waspadai karena bisa jadi anda sedang mengalami burnout.

Burnout merupakan kondisi psikologis yang membuat tubuh merasa kelelahan secara fisik hingga mental.

Yang disertai penurunan motivasi, kinerja dan munculnya sikap negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Bahkan, muncul perasaan tidak berguna, hilang minat dan motivasi, hampa serta tidak berdaya.

Bedanya dengan stres, burnout lebih dalam dan bisa memengaruhi fisik dan mental.

Biasanya ini terjadi pada individu yang stres berlebihan dan berkepanjangan akibat tuntutan pekerjaan.

Berikut sejumlah ciri-ciri anda mengalami gejala burnout.

BERAT: Seseorang yang mengalami burnout tampak mulai membenci pekerjaannya. (foto: dok. Jawa Pos)
BERAT: Seseorang yang mengalami burnout tampak mulai membenci pekerjaannya. (foto: dok. Jawa Pos)

 Benci dengan pekerjaan yang digeluti

Burnout bisa membuat seseorang frustrasi dalam bekerja. Hal ini membuatnya sulit berkonsentrasi,

merasa tidak kompeten, dan akhirnya membenci pekerjaan yang sedang dijalani.

TAK BERSEMANGAT: Kondisi burnout bisa membuat seseorang kehilangan semangat kerja. (foto: dok. Jawa Pos)
TAK BERSEMANGAT: Kondisi burnout bisa membuat seseorang kehilangan semangat kerja. (foto: dok. Jawa Pos)

Hilangnya semangat bekerja dan kelelahan

Kehilangan minat dan semangat untuk bekerja menjadi ciri burnout selanjutnya.

Terus menerus bekerja tanpa semangat dalam dirinya hanya menguras banyak energi dan semakin memicu kelelahan.

EMOSIONAL: Seseorang yang mengalami burnout akan mudah marah. (foto: dok. Jawa Pos)
EMOSIONAL: Seseorang yang mengalami burnout akan mudah marah. (foto: dok. Jawa Pos)

Mudah marah

Seseorang yang mengalami burnout cenderung mudah marah. Utamanya jika segalanya tidak berjalan sesuai harapan.

Hilangnya minat akan pekerjaan membuat hasilnya kurang memuaskan.

9Ini justru semakin memicu stres dan emosi yang membuat penderita burnout lebih sensitif terhadap semuanya.

 

LELAH: Timbulnya rasa lelah saat bekerja jadi salah satu ciri kondisi burnout. (foto: dok. Jawa Pos)
LELAH: Timbulnya rasa lelah saat bekerja jadi salah satu ciri kondisi burnout. (foto: dok. Jawa Pos)

Selalu merasa kelelahan

Salah satu burnout adanya perasaan lelah hingga tidak ada kemampuan untuk menggerakkan otot-otot atau bahkan bangun dari tempat tidur untuk beraktivitas.

Jika kondisi ini terjadi pada anda, kemungkinan besar anda sedang mengalami burnout.

 

USELESS: Perasaan tidak berguna muncul dalam diri seseorang yang mengalami burnout. (foto: dok. Jawa Pos)
USELESS: Perasaan tidak berguna muncul dalam diri seseorang yang mengalami burnout. (foto: dok. Jawa Pos)

Muncul perasaan tidak berguna

Ciri burnout satu ini sangat mempengaruhi produktivitas.

Pekerjaan akan terbengkalai karena adanya perasaan tidak berguna dan merasa tidak kompeten dalam mengerjakan sesuatu.

GANGGUAN MENTAL: Depresi jadi ciri berat seseorang mengalami burnout. (foto: dok.Jawa Pos)
GANGGUAN MENTAL: Depresi jadi ciri berat seseorang mengalami burnout. (foto: dok.Jawa Pos)

Depresi

Ketika anda merasa lelah dan tidak berguna, kondisi itu bisa menimbulkan depresi.

Sebuah studi mengungkapkan, salah satu penyebab utama terjadi burnout adalah karena pekerjaan.

Sedangkan beban pekerjaan yang berlebihan bisa berdampak serius pada kesehatan mental hingga meningkatkan risiko depresi. (Firza Aulia Ningrum)

Editor : Imron Arlado
#burnout #stres #mental