Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kesemutan Memang Wajar. Tapi Nomor 5 Ini Paling Sering Diabaikan

Imron Arlado • Senin, 6 Mei 2024 | 02:27 WIB
Kesemutan yang terus menerus wajib diwaspadai. Karena berbagai jenis penyakit sering diawali dengan kondisi  ini. (ft Jawa Pos)
Kesemutan yang terus menerus wajib diwaspadai. Karena berbagai jenis penyakit sering diawali dengan kondisi ini. (ft Jawa Pos)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kesemutan sering dialami sejumlah orang. Keadaan ini kerap dialami karena posisi tidur atau duduk yang tidak tepat. Kondisi ini cukup lumrah. Akan tetapi, jika dialami terus-terusan, maka Anda perlu waspada. Sebab berbagai jenis penyakit kerap diawali dengan kondisi ini.

Tanda terjangkit diabetes kerap diawali dengan kesemutan.(ft Jawa Pos)
Tanda terjangkit diabetes kerap diawali dengan kesemutan.(ft Jawa Pos)
  1. DIABETES

Kesemutan bisa menjadi tanda seseorang mengidap penyakit diabetes. Pada penyakit neuropati diabetes, kesemutan biasanya muncul dari kedua telapak kaki, naik ke seluruh kaki, menjalar ke lengan, sampai ke kedua telapak tangan.

Jika diabetes tidak segera ditangani, saraf di kaki akan mengalami mati rasa sehingga penderita tidak menyadari apabila terdapat luka di kakinya. 

 

Berbagai jenis penyakit termasuk gagal ginjal sering diawali dengan kesemutan. Ft Jawa Pos
Berbagai jenis penyakit termasuk gagal ginjal sering diawali dengan kesemutan. Ft Jawa Pos
  1. PENYAKIT SISTEMIK

Kesemutan juga bisa menjadi tanda munculnya penyakit sistemik, seperti gangguan ginjal, penyakit hati, kerusakan pembuluh darah, atau penyakit darah.

Beberapa gangguan pada jaringan ikat, peradangan kronis, kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroid), kanker dan tumor yang menyerang saraf juga bisa memicu kesemutan.

Minumal mengandung alkohol sangat membahayakan kesehatan tubuh. (Foto Jawa Pos)
Minumal mengandung alkohol sangat membahayakan kesehatan tubuh. (Foto Jawa Pos)
  1. MENGONSUMSI ALKOHOL BERLEBIHAN

Minum minuman beralkohol terlalu banyak juga dapat menyebabkan kesemutan berkepanjangan.

Minum alkohol secara berlebihan mungkin akan merasakan kesemutan di anggota tubuhnya. Hal ini terjadi ketika alkohol telah merusak saraf tepi. Saraf ini menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang dengan otot, anggota badan, dan organ indera.

Kesemutan yang tak wajar sering menjadi tanda awal terjangkit stroke.(ft Jawa Pos)
Kesemutan yang tak wajar sering menjadi tanda awal terjangkit stroke.(ft Jawa Pos)
  1. STROKE

Kesemutan dapat menjadi tanda stroke ringan. Biasanya disebabkan oleh sumbatan pada pembuluh darah di otak, yang mengakibatkan kerusakan saraf setempat.

Kekurangan berbagai jenis vitamin sering berakibat kesemutan. (ft Jawa Pos)
Kekurangan berbagai jenis vitamin sering berakibat kesemutan. (ft Jawa Pos)

  1. KEKURANGAN VITAMIN

Kesemutan juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan vitamin neurotropik, seperti vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Faktor ini paling sering dialami oleh kebanyakan dan kerap diabaikan.

Beberapa vitamin tersebut berperan penting dalam menjaga fungsi saraf. Untuk mengatasinya, lebih baiknya mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin B, seperti ikan salmon, daging sapi, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

 

Perlu diingat bahwa kesemutan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lainnya dan efektivitasnya dapat berbeda-beda pada setiap individu. Jika Anda merasa kesemutan dan berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dikutip dari berbagai sumber

Editor : Imron Arlado
#Penyebab Kesemutan #tips kesehatan #kesemutan