Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

RSUD Wahidin Kota Mojokerto Ditarget Rp 138 Miliar

Fendy Hermansyah • Selasa, 10 Januari 2023 | 13:26 WIB
MENINGKAT: RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ditarget menyumbang pendapatan tiga miliar lebih banyak daripada tahun lalu. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MENINGKAT: RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ditarget menyumbang pendapatan tiga miliar lebih banyak daripada tahun lalu. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Capaian PAD 2023, Pendapatan Terbesar Dibebankan Rawat Inap

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ditarget mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 138 miliar di 2023 ini. Target ini meningkat Rp 3 miliar dibandingkan target PAD tahun lalu.

Wadir Umum dan Keuangan RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Rina Purwanti mengatakan, target ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu dengan nilai Rp 135 miliar. ”Iya, tahun ini targetnya naik daripada tahun lalu. Pelayanan yang ditargetkan menyumbang pendapatan paling besar dari rawat inap,” ujarnya.

Kenaikan target tahun ini, juga tak lepas dari imbas realisasi capaian PAD tahun lalu. Meski tak menyentuh 100 persen dari target, namun RSUD tipe B ini berhasil mendulang 99,38 persen dari total capaian Rp 135 miliar. ”Selain itu, target juga kita dinaikkan karena status RS saat ini sudah paripurna. Artinya, beban RSUD semakin berat dalam segi pelayanannya,” beber dia.

Meski terdapat kenaikan target sekitar Rp 3 miliar, dia menambahkan, pendapatan RSUD tahun 2022 masih jeblok dibandingkan setahun sebelumnya. Pasalnya, di tahun 2021, capaian PAD berhasil menembus Rp 181 miliar. Separo nilai tersebut disumbang dari klaim pasien Covid-19. ”Karena sekarang sudah tidak ada kasus Covid-19 lagi, otomatis yang dikedepankan perawatan pasien reguler. Dan tentunya menurun dibandingkan saat pandemi lalu,” jelas Rina.

Lebih lanjut, Rina menyatakan manajemen rumah sakit optimistis mampu mencapai target kenaikan PAD tahun ini. Menyusul, RS pelat merah tersebut terus melakukan peningkatan layanan kesehatan dengan pengadaan alat kesehatan baru serta penyediaan layanan kesehatan. Salah satunya Poli Eksekutif yang diresmikan tahun lalu. ”Poli eksekutif ini juga masuk sebagai salah satu upaya pendongkrak pendapatan rumah sakit dan diharapkan bisa memberikan kepuasan pelayanan pada masyarakat,” tuturnya.

Sedang, untuk pengoptimalan ruang bagi pasien, Rina menyebutkan upaya yang dilakukan oleh RSUD dr Kota Mojokerto ialah menghapus ruang isolasi pasien Covid-19. Ruang isolasi bagi pasien yang terpapar Covid-19 kini dijadikan satu dengan ruang perawatan penyakit infeksius lainnya. ”Karena Covid-19 sudah jauh berkurang. Saat ini pasien reguler yang mendominasi,” tandas dia. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #RSUD Wahidin Kota Mojokerto #Majapahit #target pad #Mojopahit #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde