Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Prioritaskan Program Kualitas SDM lewat Pendidikan dan Kesehatan 

Indah Oceananda • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 09:11 WIB
DISUSUN: Pelaksanaan Musrenbangdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Jumat (18/9) malam. (Indah/JPRM)
DISUSUN: Pelaksanaan Musrenbangdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Jumat (18/9) malam. (Indah/JPRM)

Tak hanya membangun jalan dan gedung, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto kini juga menyiapkan generasi unggul dan berkualitas sejak dini. Dalam RKP Desa 2027, Pemdes Sooko fokus memperkuat pendidikan melalui TK dan SPS serta layanan kesehatan di posyandu. 

FOKUS tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027 yang digelar pada tahun anggaran 2026 di Balai Desa Sooko.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sooko Heppy Iswahyudi, BPD, perangkat desa, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader posyandu, pengelola TK dan SPS (Satuan PAUD Sejenis), tokoh masyarakat, dan karang taruna. 

Kepala Desa Sooko Heppy Iswahyudi mengatakan, pendidikan anak usia dini adalah fondasi penting untuk membentuk karakter dan kecerdasan anak. Untuk itu, pemdes akan memprioritaskan pembinaan dan peningkatan sarana di TK dan SPS. 

Sementara di sektor kesehatan, penguatan akan dilakukan di posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk upaya pencegahan stunting. ”Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik. Untuk RKP 2027, kami fokus pada pembangunan SDM (sumber daya manusia). Pendidikan anak usia dini di TK dan SPS harus kita perkuat, begitu juga dengan layanan posyandu. Ini adalah investasi jangka panjang untuk Desa Sooko,” ujar Heppy. 

Ia menambahkan, dukungan akan diberikan berupa peningkatan sarana belajar, pelatihan tenaga pendidik, hingga bantuan operasional agar proses belajar mengajar lebih optimal. ”Anak-anak kita di TK dan SPS harus mendapatkan fasilitas yang layak. Kualitas pendidikan desa dimulai dari sini,” tambahnya. 

Ia berharap, ke depan agar setiap posyandu lebih aktif lagi, kadernya sejahtera, pelayanan bagi balita, ibu hamil (bumil), dan lansia semakin berkualitas. ”Posyandu adalah ujung tombak kesehatan warga. Kami ingin posyandu di Sooko tidak hanya sekadar timbang dan ukur, tapi menjadi pusat edukasi kesehatan dan pencegahan stunting,” jelasnya.

Heppy menegaskan, semua usulan dalam Musrenbangdes ini akan menjadi dasar penyusunan RKP Desa 2027 agar program tepat sasaran dan partisipatif. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kabupaten mojokerto kecamatan sooko desa sooko program prioritas