Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kelola Ternak Ayam Broiler, Siapkan Pengoperasian Kandang Kedua

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB
SESUAI TARGET: Petugas kandang sedang memanen ayam pedaging (broiler) di kandang pertama dengan kapasitas 6.000 ekor. (Dodik/JPRM)
SESUAI TARGET: Petugas kandang sedang memanen ayam pedaging (broiler) di kandang pertama dengan kapasitas 6.000 ekor. (Dodik/JPRM) 

Dalam memperkuat perekonomian, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti halnya program ketahanan pangan yang digemborkan oleh pemerintah melalui sektor peternakan, pertanian, dan perikanan.

DESA Bangun, Kecamatan Pungging telah menjalankan program ketahanan pangan melalui ternak ayam pedaging (broiler). Program yang berjalan selama 2-3 tahun ini telah menuai hasil yang memuaskan.

’’Sejak ada program ketahanan pangan yang digaungkan oleh pemerintah daerah, Desa Bangun langsung mengaplikasikannya,’’ kata Kepala Dusun Bangun, Rudi Dwi Valentino.

Rudi mengungkapkan, area kandang yang berada di Dusun Kalitengah, Desa Bangun ini berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD). ’’Ukuran kandangnya sekitar 22 meter x 25 meter dengan kapasitas 6.000 ekor,’’ tandasnya.

Menurutnya, seiring berjalannya waktu dan penanganan yang makin baik, hasil yang didapatkan selalu memenuhi target. ’’Perolehan setiap panen selalu di atas target, yakni sekitar 12 ton ke atas, meskipun angka kematian sekitar 100 ekor,’’ ungkapnya.

Ia menjelaskan, umur ayam yang siap panen berkisar antara 30-33 hari. Setelah panen, bibit baru akan datang sekitar 1-2 minggu kemudian. ’’Jadi dalam 3 bulan bisa panen 2 kali,’’ imbuhnya.

Sekretaris Desa Bangun, Ahmad Fanani, menambahkan berkat kelancaran dan kesuksesan program ternak ayam broiler ini, pihak desa telah mulai membangun kandang ayam kedua sejak bulan Juli lalu. ’’Saat ini sedang proses pembangunan kandang ternak ayam pedaging dengan kapasitas 8.000 ekor,’’ terangnya.

Ia menjelaskan, kandang baru berukuran 25 meter x 55 meter ini diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih banyak. ’’Pengerjaan sudah 80 persen. Diperkirakan akan selesai bulan Oktober 2026,’’ tegasnya.

Ia juga menyampaikan, pada panen sebelumnya, pihak desa membagikan hasil panen kepada warga setempat. ’’Kami memberikan ayam pedaging ke warga dalam 2 tahap, dengan pembagian setengah ekor untuk 1 rumah,’’ rincinya.

Pihaknya berharap, setiap kali panen, warga bisa ikut merasakan hasilnya. ’’Dengan adanya pengembangan kandang ini, semoga bisa memberikan hasil yang lebih maksimal dan bisa berbagi lebih banyak untuk masyarakat,’’ pungkasnya. (dik/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
ternak ayam broiler DESA BANGUN kabupaten mojokerto kecamatan pungging