Pemerintah Desa (Pemdes) Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto sukses menggelar Cinandang Culture Carnival 2026, Minggu (13/9). Karnaval budaya yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan sound horeg itu dipenuhi lautan manusia. Mengangkat tema Legenda, karnaval tahunan tersebut berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu hingga Minggu (12-13/9).
SESUAI dengan tema, peserta karnaval menampilkan kostum ragam budaya Nusantara yang memukau. Mereka juga membawakan pertunjukan teatrikal tentang cerita rakyat. Puluhan perangkat audio memeriahkan arena pawai dengan gemerlap lampu dan dentuman musik. Ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah pun memadati sepanjang jalur karnaval.
Kepala Desa Cinandang Agus Siswahyudi mengatakan, karnaval budaya yang digelar rutin setiap tahun ini menjadi wadah kreativitas dan sarana pemberdayaan warga. Melalui gelaran kolosal tersebut, potensi yang dimiliki desa pun turut terangkat. ”Harapannya, kegiatan ini menjadi upaya mengangkat potensi dan nama desa, karena di dalamnya ada pergerakan ekonomian desa melalui kreativitas, yaitu kegiatan karnaval budaya,” tuturnya.
Agus mengungkapkan, penyelenggaraan karnaval budaya yang telah menjadi identitas Desa Cinandang terus disempurnakan. Ia menyatakan, ajang tahunan ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan membeludaknya penonton, ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa turut terangkat. ”Di event karnaval ini banyak pergerakan ekonomi desa karena banyak lini kegiatan UMKM terlibat. Seperti sound, kru, usaha persewaan penjor, baju adat, make up, warung, toko, videotron, lighting, dan lain-lain,” imbuhnya.
Agus optimistis gelaran karnaval budaya akan mampu menjadi lini sumber pendapatan baru bagi desa. Sebab, melalui pengelolaan event yang profesional, ajang pelestarian budaya ini dapat mengangkat perekonomian warga dan memajukan desa. ”Melalui inovasi, kreativitas, dan profesionalitas, karnaval budaya Desa Cinandang yang telah dikenal luas pasti akan menjadi sumber pendapatan untuk memakmurkan desa,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto