Desa Salen, Kecamatan Bangsal, TPT Jadi Prioritas RKP 2027, Antisipasi Banjir di Permukiman Warga

Indah Oceananda • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB
DIRUMUSKAN: Kepala Desa Salen Suyanto Ferry Anggriawan saat menyampaikan usulan dalam Musdes dan Musrenbangdes Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Sabtu (12/9) malam. (Indah/JPRM)
DIRUMUSKAN: Kepala Desa Salen Suyanto Ferry Anggriawan saat menyampaikan usulan dalam Musdes dan Musrenbangdes Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Sabtu (12/9) malam. (Indah/JPRM) 

Pemerintah Desa (Pemdes) Salen, Kecamatan Bangsal memasukkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di perbatasan Desa Salen dengan Desa Pekuwon ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) 2027. Program prioritas itu muncul sebagai jawaban atas keluhan warga yang setiap musim penghujan selalu dilanda banjir akibat luapan air dari wilayah atas. 

HAL tersebut mengemuka dalam Musyawarah Desa dan Musrenbangdes Desa Salen yang digelar di Balai Desa Salen, untuk menjaring usulan pembangunan tahun 2027, Sabtu (12/9) malam.  Kepala Desa Salen Suyanto Ferry Anggriawan mengatakan, lokasi perbatasan Salen-Pekuwon selama ini menjadi titik rawan. Setiap hujan deras, air meluap dan merendam rumah serta lahan pertanian warga. 

’’Untuk menanggulangi bencana banjir di musim penghujan, kami mengusulkan pembangunan TPT di perbatasan Desa Salen dengan Desa Pekuwon. Ini usulan warga yang sudah bertahun-tahun disampaikan dan akhirnya kami masukkan dalam RKP Desa 2027,’’ katanya, Minggu (13/9). 

Menurut dia, tanpa TPT yang memadai, tanggul di perbatasan sering jebol. Dampaknya tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga memutus akses jalan desa. ’’Kalau hujan besar, air dari arah atas itu langsung turun ke permukiman. Tanggul yang ada sekarang sudah tidak kuat. Sehingga kami dorong TPT ini agar aliran air bisa ditahan dan tidak langsung menerjang rumah warga,’’ jelasnya. 

Suyanto menambahkan, pembangunan infrastruktur penahan banjir ini penting karena menyangkut keselamatan warga. Pemdes tidak bisa hanya mengandalkan kerja bakti setiap tahun. ’’Kami berharap pembangunan ini segera terealisasi. Dengan adanya TPT, kami optimistis risiko banjir bisa diminimalkan. Warga juga tidak lagi waswas setiap musim hujan datang,’’ ujarnya. 

Ia menambahkan, Musdes dan Musrenbangdes ini menjadi forum untuk menampung seluruh aspirasi warga. Selain TPT, ada beberapa usulan lain seperti perbaikan jalan, drainase, dan penerangan jalan umum (PJU). 

’’Tetapi untuk skala prioritas, TPT perbatasan ini yang paling mendesak. Karena menyangkut bencana. Nanti seluruh usulan akan kami teruskan ke tingkat kecamatan untuk dibahas di Musrenbangcam,’’ tambahnya.

Ia juga berharap pemda bisa memberikan dukungan anggaran, karena pembangunan TPT membutuhkan biaya besar dan tidak bisa ditangani hanya dengan Dana Desa (DD). ’’Kami sudah berkoordinasi dengan perangkat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Mudah-mudahan usulan ini bisa dikawal sampai ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tujuannya satu, warga Salen bisa hidup lebih aman dan nyaman,’’ tandasnya.

Dengan masuknya usulan TPT ke RKP 2027, Pemdes Salen berharap tahun depan proses perencanaan dan penganggaran bisa segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
desa pekuwon desa salen kabupaten mojokerto kecamatan bangsal Desa Kita