Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Jembatan Bulakunci Jadi Infrastruktur Penyangga Ekonomi

Indah Oceananda • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 07:27 WIB
PERMUDAH AKSES: Survei pengukuran dilakukan di Jembatan Bulakunci, Desa Nogosari, Selasa (2/9). Jembatan ini menjadi akses vital bagi warga setempat. (Indah JPRM)
PERMUDAH AKSES: Survei pengukuran dilakukan di Jembatan Bulakunci, Desa Nogosari, Selasa (2/9). Jembatan ini menjadi akses vital bagi warga setempat. (Indah JPRM)

 

Survei pengukuran di Jembatan Bulakunci, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet menjadi harapan baru bagi warga. Melalui langkah ini, impian agar infrastruktur tersebut diperluas guna mempermudah akses sekaligus mencegah kemacetan segera terwujud. 

SURVEI dilakukan pada Selasa (2/9) lalu oleh tim teknis. Jembatan tersebut selama puluhan tahun menjadi satu-satunya akses utama warga Nogosari untuk menuju sawah, sekolah, pasar, hingga pusat Kecamatan Pacet. 

Kepala Desa Nogosari Suyono mengatakan, kebutuhan perluasan jembatan ini dinilai sangat mendesak. Volume kendaraan dan aktivitas warga saat ini jauh meningkat dibanding saat jembatan pertama kali dibangun. 

’’Terima kasih Gus Bupati dan Bu Kadis (dinas PUPR) respons cepat Jembatan Bulakunci. Jembatan ini vital untuk warga. Kalau bisa diperluas, tentu akan sangat mempermudah akses warga untuk beraktivitas sehari-hari,’’ kata Suyono. 

Menurut Suyono, setiap pagi dan sore hari jembatan dipadati pelajar, petani, dan pedagang. Pada musim panen, kendaraan pengangkut hasil pertanian juga melintas di jalur yang sama. 

’’Pada jam berangkat sekolah dan musim panen, warga sering harus bergantian saat melintas karena lebar jembatan terbatas, kadang sampai mengantre. Kondisi ini rawan dan menghambat mobilitas,’’ ujarnya. 

Ia menambahkan, kondisi jembatan yang sempit juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat berpapasan dengan kendaraan roda empat. Anak-anak sekolah pun harus ekstra hati-hati saat melintas. 

’’Kami berharap setelah survei ini ada tindak lanjut berupa perluasan jembatan. Dengan begitu mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan akses anak sekolah bisa lebih lancar dan aman,’’ ujarnya. 

Usulan perluasan Jembatan Bulakunci sendiri sudah beberapa kali disampaikan pemerintah desa kepada pihak terkait. Warga menilai perluasan jembatan bukan hanya soal kenyamanan, namun juga menyangkut keselamatan dan kelancaran roda ekonomi desa. 

Warga menyambut positif survei tersebut. Mereka berharap langkah teknis ini menjadi awal dalam merealisasikan pembangunan yang sudah lama dinantikan. ’’Ini bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di desa. Kami siap mendukung setiap proses yang diperlukan agar perluasan ini bisa segera terlaksana,’’ tandas Suyono. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
desa nogosari infrastruktur penyangga ekonomi kabupaten mojokerto kecamatan pacet