Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Pemerintah Desa Dorong Percepatan Realisasi Program Rutilahu

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:07 WIB

 

PORAK PORANDA: Salah satu rumah warga yang diusulkan sebagai sasaran program rutilahu di Dusun Greyol, Desa Sidorejo, terbakar pada Senin (31/8) pagi.
PORAK PORANDA: Salah satu rumah warga yang diusulkan sebagai sasaran program rutilahu di Dusun Greyol, Desa Sidorejo, terbakar pada Senin (31/8) pagi.

Peningkatan kualitas hunian warga melalui program rehabilitasi rumah tinggal layak huni (rutilahu) menjadi atensi Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo. Percepatan realisasi intervensi pemerintah desa tersebut terus dilakukan agar puluhan rumah tak layak huni di empat dusun bisa segera ditangani. 

KEPALA Desa Sidorejo Kukuh Santoso mengutarakan, percepatan realisasi dilakukan pemdes agar rumah milik warga tidak mampu dapat diperbaiki dengan segera melalui penanganan merata. Sebanyak 50 unit rumah warga tersebar di empat dusun telah diusulkan ke Pemkab Mojokerto untuk disasar program bedah rumah. Hanya saja, sejauh ini belum seluruhnya telah tertangani. ”Dari seluruh daftar yang kita usulkan, sekitar 50 rumah, baru beberapa saja yang sudah dapat bantuan. Karena kondisinya benar-benar tidak layak, makanya kami terus berupaya agar bisa segera diperbaiki,” ungkapnya, Kamis (3/9). 

Sebagai upaya percepatan, pemdes intens membangun komunikasi dengan stakeholder terkait. Terutama dengan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto. Terlebih langkah ini dilakukan pemdes sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan warga. Baik melalui peningkatan hunian aman sekaligus mengurai permasalahan kawasan kumuh. ”Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait, di kesempatan tertentu bahkan kami sampaikan langsung ke bupati. Supaya bisa segera, maka kami jemput bola,” terang Kukuh. 

Ia menuturkan, sejauh ini, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto telah menyurvei rumah warga tidak mampu tersebut yang diusulkan pemdes. ”Sempat disampaikan rumah warga yang masuk usulan ini masih menunggu giliran. Tapi, kami berharap supaya yang lainnya ini bisa segera menyusul diperbaiki juga, supaya bantuan ini merata,” imbuhnya. Di samping itu, baru-baru ini kebakaran melanda rumah Sumiati, warga Dusun Greyol, Desa Sidorejo. Bangunan semi permanen tersebut dilalap api diduga akibat perempuan 50 tahun tersebut lupa mematikan kompor usai memasak pada Senin (31/8) pagi. 

Sedianya, pemdes mengusulkan rumah berdinding gedek seluas 7 x 10 meter persegi itu masuk daftar penerima program rutilahu. Terlebih, bagian dapur dan kamar beserta perabot di dalamnya ludes terbakar sehingga menyisakan bagian ruang tamu sekaligus warung sederhana di depan rumah. (vad/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
program rutilahu kecamatan jetis kabupaten mojokerto desa sidorejo