KESINAMBUNGAN pertanian dengan peternakan di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, menjadi bentuk perwujudan ketahanan pangan yang sesungguhnya. Sejak 2011, Desa Gunungsari menerapkan program peternakan melalui kandang komunal yang dikelola Kelompok Ternak Lembu Makmur. Skema pembagian 75 persen hasil penjualan untuk peternak dan 25 persen untuk kelompok berhasil mendongkrak perekonomian warga.
Kepala Desa Gunungsari Susanto menyatakan, jumlah sapi yang dirawat kelompok saat ini mencapai sekitar 95 ekor. Sebagian dirawat di kandang pribadi milik anggota kelompok, sebagian lain berada di kandang komunal. ”Kepercayaan antara anggota dan pengurus kelompok serta tanggung jawab pengurus menjadi kunci sistem ini bisa langgeng,” sebutnya.
Menurutnya, pengurus kelompok berperan penting dalam memenuhi kebutuhan sapi melahirkan, pemeriksaan kesehatan, hingga inseminasi buatan (kawin suntik) secara gratis. Keberadaan kandang komunal membuat perawatan sapi lebih mudah. ”Dana 25 persen yang diterima kelompok dipakai untuk memenuhi operasional dan kebutuhan lain-lain,” tandasnya.
Sejak tahun lalu, didirikan Bengkel Ternak yang menjadi tempat rehabilitasi ternak warga. Fasilitas ini dibangun sebagai pusat perawatan untuk sapi dengan kondisi tertentu, seperti kurus, sakit-sakitan, dan kurang pakan. ”Bengkel Ternak kami buat setelah menerima Bantuan Keuangan Khusus Program Desa Berdaya Tahun 2025 dari Pemprov Jatim,” jelasnya.
Kesuksesan kelompok ternak ini juga ditunjukkan dari kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang serasa jalan-jalan karena digelar di luar kota setiap tahun. Santo mengakui, pencapaian ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah desa sebagai fasilitator bagi petani dan peternak.
Salah satunya melalui pemberian vaknis dan nutrisi kepada ternak untuk menangkal penyakit mulut dan kuku (PMK). Kemudian, pemberian pinjaman lunak dari BUMDes kepada petani untuk kebutuhan membeli bibit dan obat rumput. ”Tahun lalu kami juga menerima bantuan traktor besar dari Pemprov Jatim,” ucapnya. (adi)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto