KIPRAH sektor pertanian dan peternakan di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto dikenal hingga luar daerah. Kesuksesan itu membuat desa yang berada di utara Sungai Brantas tersebut kerap menjadi tujuan studi sejumlah kampus besar.
Di antara kunjungan yang pernah diterima antara lain survei pertanian lombok oleh para mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ”Veteran” Jawa Timur, Surabaya, pada 2025. Desa Gunungsari dipilih sebagai jujugan karena panennya dianggap paling berhasil. ”Hasil panen tahun kemarin jadi rekor yang terbanyak,” kata Kepala Desa Gunungsari Susanto.
Selain sektor pertanian, keberhasil aktivitas peternakan di Desa Gunungsari juga menarik perhatian para akademisi luar daerah. Terbaru rombongan mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan praktik palpasi atau pemeriksaan fisik terhadap ternak sapi pada 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di kandang komunal Kelompok Ternak Lembu Makmur di Dusun Manyarsari. ”Sering sekali kelompok ternak dan dinas terkait dari berbagai daerah datang untuk studi banding,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto