BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) Pacet, Kecamatan Pacet terus menunjukkan peran sebagai motor penggerak ekonomi desa. Sejak resmi berdiri pada September 2016 lalu, BUMDes ini konsisten melahirkan berbagai inovasi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat.
Terbukti, hingga kini, BUMDes Pacet sudah mengelola sedikitnya tujuh unit usaha yang terbilang produktif dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Keberhasilan ini, menurut Ketua BUMDes Pacet Sugeng Siswantoro, tidak lepas dari kepiawaian dalam membaca potensi desa, serta dengan diversifikasi usaha yang matang.
”Saat ini, BUMDes Pacet mengelola tujuh unit usaha. Mulai dari pelayanan warga, ketahanan pangan, hingga sektor pariwisata yang memanfaatkan keindahan alam pegunungan. Keberhasilan BUMDes Pacet ini sekaligus membuktikan bahwa desa mampu mandiri secara ekonomi,” terang Sugeng.
Ia menambahkan, bahwa seluruh unit usaha ini akan terus dioptimalkan kinerjanya melalui sinergi antara pemerintah desa (pemdes), pengelola BUMDes, dan partisipasi aktif masyarakat. ”Kita optimistis, ini bakal menjadi kunci utama dalam mewujudkan Desa Pacet yang tambah maju, berdaya saing, dan sejahtera,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pacet Yadi Mustofa menegaskan, bahwa kehadiran BUMDes Pacet memang mengemban misi besar untuk kemajuan desa. ”Tujuan utama kami jelas, yaitu meningkatkan perekonomian dan taraf hidup warga desa, memperluas ruang pemberdayaan ekonomi, serta yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) Pacet,” ujar Yadi. (nto/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto