HASIL penguatan kapasitas perangkat desa pada 27-28 Maret 2021, melahirkan motto Sinergi Dadi Siji. Dari semangat itu, Pemdes Kedungmaling, Kecamatan Sooko meluncurkan inovasi pelayanan Mang Menit Mari, melalui website resmi desa pada 20 Juni 2021 sebagai wujud nyata empat misi desa.
Inovasi ini dirancang untuk merealisasikan visi dan misi desa. Misi tersebut meliputi, menciptakan pemerintahan bersih dan berwibawa dengan pelayanan tanggap, cepat, tepat, menjamin transparansi pemerintahan dan APBDes, meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, serta mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) untuk membuka lapangan kerja baru.
’’Website resmi Desa Kedungmaling yang menggunakan aplikasi OpenSID menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut,’’ terang Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo.
Melalui fitur utamanya, layanan Mang Menit Mari atau 3M, warga bisa mengurus surat hanya dengan tiga syarat. Ia menjelaskan, inovasi ini lahir dari hasil pelatihan kewirausahaan dan penguatan kapasitas perangkat desa.
”Dari kegiatan 27-28 Maret 2021 muncul semangat Sinergi Dadi Siji. Nah, 20 Juni 2021 kita realisasikan lewat website. Tujuannya jelas, pelayanan harus cepat, tepat, dan transparan. Itu masuk misi pertama dan kedua kami,” imbuhnya.
Edy menambahkan, Mang Menit Mari juga berdampak langsung pada ekonomi warga. Sebab, dengan kepengurusan administrasi yang cepat, warga tak perlu ribet untuk memulai usaha.
’’Ini juga mendukung misi desa yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas. Data desa yang kami buka di website juga bisa jadi peluang. Investor atau pembeli tahu potensi Desa Kedungmaling sekaligus mengoptimalkan potensi desa untuk lapangan kerja,” tambahnya.
Dia menegaskan, keterbukaan data di website adalah bentuk komitmen anti-KKN. Inovasi 3M terbukti memangkas waktu dan birokrasi. Ke depan, pemdes akan terus menambah fitur website agar selaras dengan semangat Sinergi Dadi Siji, dan sepuluh misi Desa Kedungmaling.
”Semua APBDes, profil, pengelolaan pemerintahan kami unggah. Warga bisa mengawasi. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Ini cara kami menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto