Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Ngingasrembyong, Kabupaten Mojokerto Sukses Ulang Kemeriahan Ngingas Mojo Carvinal

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:41 WIB
MERIAH: Peserta Ngingas Mojo Carvinal 2026 di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menampilkan busana rancangannya, Minggu (12/7). (Sofan JPRM)

 
MERIAH: Peserta Ngingas Mojo Carvinal 2026 di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menampilkan busana rancangannya, Minggu (12/7). (Sofan JPRM)   

Ngingas Mojo Carvinal di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sukses digelar kembali tahun ini. Kemeriahan parade busana kreasi yang berlangsung pada Minggu (12/7), itu mengulang kesuksesan saat penyelenggaraan perdana tahun lalu. 

GELARAN Ngingas Mojo Carnival 2026 diikuti puluhan peserta yang terdiri dari kategori umum dan warga lokal desa. Para peserta berhasil memukau ribuan pasang mata penonton dengan busana megahnya. Beragam kostum yang ditampilkan memadukan unsur tradisional, sejarah, budaya kontemporer, hingga pesan kelestarian lingkungan. 

Aneka busana kreasi penuh warna itu disuguhkan kepada penonton yang menyesaki rute karnaval sepanjang 600 meter dari Balai Dusun Ngingasrembyong dan finis di Balai Desa Ngingasrembyong. ”Event ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Nusantara agar tetap dikenal oleh generasi muda,” kata Kepala Desa Ngingasrembyong Kusdianto. 

Berbagai kostum artwear berukuran besar yang dibawakan peserta menjadikan gelaran ini kian semarak. Fesyen megah yang mengutamakan aspek estetika dan ekspresi seni desain itu antara lain menampilkan corak Majapahitan yang menyiratkan kejayaan sejarah lokal Mojokerto sebagai pusat kerajaan masa lampau. Selain itu, ada pula busana tema Borobudur yang menampilkan replika seni kemegahan candi warisan dunia. 

Kusdianto mengungkapkan, kemeriahan gelaran tahun kedua ini mengulang kesuksesan Ngingas Mojo Carnival 2025. Ajang perdana yang digelar pada 20 Juli tahun lalu itu diikuti sekitar 50 peserta dan mampu menyedot animo masyarakat luas. Tahun ini, gelaran dibuat lebih besar dengan arena catwalk yang lebih panjang. 

Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan ajang tahunan ini menjadi wujud kekompakan warga dalam menyelenggaraan acara berskala besar. Kegiatan ini juga menjadi wadah generasi muda desa menyalurkan kreativitasnya serta telah terbukti mampu mengangkat perekonomian warga. ”Kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan dukungan yang lebih terhadap gelaran-gelaran kebudayaan di tingkat desa seperti ini,” harapnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kabupaten mojokerto desa ngingasrembyong kecamatan sooko Ngingas Mojo Carnival