Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbertebu, Kecamatan Bangsal memaksimalkan upaya pengembangan sektor agribisnis. Salah satunya dengan mendirikan toko pertanian untuk memudahkan para petani mengakses berbagai kebutuhan dan sarana pertanian.
SEKRETARIS Desa Sumbertebu Hans Candra Erlangga menerangkan, toko pertanian yang dinamai GGS Tani Jaya ini resmi mulai beroperasi sejak April lalu. Keberadaan salah satu unit usaha BUMDes GGS Jaya ini dinilai jadi momentum penting dalam memperkuat akses petani terhadap sarana produksi pertanian.
’’Ini sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan kebutuhan pertanian pada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan para petani,’’ ungkapnya, Kamis (28/5).
Sebagai desa yang memiliki basis ekonomi di agribisnis, menurut Candra, pengembangan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi dan dukungan seluruh elemen desa. Pembukaan toko menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan layanan pertanian yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat tani.
Toko ini dirancang sebagai pusat penyediaan berbagai sarana produksi pertanian, baik seperti benih, pupuk, pestisida, dan kebutuhan pendukung lainnya. ’’Keberadaan GGS Tani Jaya diharapkan bisa memberikan manfaat yang luas bagi petani dan ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai implementasi program ketahanan pangan di desa,’’ tandas Candra.
Direktur BUMDes GGS Jaya Sumbertebu Akhmad Khisom menambahkan, toko ini diharapkan menjadi ruang pelayanan serta konsultasi bagi pelaku usaha tani. Itu karena sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Sehingga dukungan sarana dan kelembagaan menjadi aspek penting agar hasil yang dicapai dapat semakin optimal. ’’Pembukaan toko pertanian GGS Tani Jaya ini langkah BUMDes dalam mendukung kebutuhan petani dan memperkuat sektor pertanian di Desa Sumbertebu,’’ ujarnya.
Pengenalan terobosan produk pertanian pada kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) akan dijadikan agenda rutin GGS Tani Jaya. Informasi mengenai berbagai produk pertanian dinilai bermanfaat untuk menunjang kegiatan budi daya. ’’Wawasan terkait produk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan lahan dan komoditas bisa dijadikan pilihan para petani untuk memaksimalkan hasil pertaniannya,’’ tandas Khisom. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah