Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto Masuk Tiga Besar Desa Berseri Tingkat Kabupaten

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 27 Mei 2026 | 04:55 WIB
KUNJUNGAN LAPANGAN: Tim juri lomba Desa Berseri Kabupaten Mojokerto 2026 melakukan verifikasi lapangan di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Selasa (12/5) lalu. (dok Pemdes Kemantren for JPRM)
KUNJUNGAN LAPANGAN: Tim juri lomba Desa Berseri Kabupaten Mojokerto 2026 melakukan verifikasi lapangan di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Selasa (12/5) lalu. (dok Pemdes Kemantren for JPRM)

 

Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg terus melakukan upaya pelestarian lingkungan lewat pengelolaan sampah hingga penataan ruang terbuka hijau. Komitmen itu diganjar dengan lolosnya Desa Kemantren dalam tiga besar lomba Desa Bersih dan Lestari (Berseri) tingkat Kabupaten Mojokerto 2026. 

PADA Selasa (12/5) lalu, Pemdes Kemantren telah menerima kunjungan tim juri verifikasi lapangan lomba Desa Berseri yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa. Kunjungan ini dilakukan setelah Desa Kemantren dinyatakan lolos ke tahap tiga besar lomba Desa Berseri 2026. Melalui penilaian lapangan, tim juri memverifikasi kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil. 

”Rombongan tim juri melakukan peninjauan lapangan dengan menyisir pemukiman warga, area taman desa, serta melihat langsung efektivitas pengolahan sampah di tingkat RT/RW,” kata Kepala Desa Kemantren Ahmad Zaidi, kemarin (26/5). 

Menurutnya, tim dari dinas lingkungan hidup (DLH) terkesan dengan kebersihan lingkungan sejak akses masuk desa hingga permukiman warga. Zaidi menyebut, berbagai program unggulan yang menjadi objek penilaian ini antara lain, optimalisasi bank sampah di setiap RW, penataan ruang terbuka hijau (RTH) yang melibatkan partisipasi aktif warga, serta inovasi kader lingkungan dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna. ”​Dengan dukungan penuh dari semua elemen, Desa Kemantren optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam ajang Desa Berseri tahun ini,” tuturnya. 

​Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti menjaga lingkungan sebatas pada lomba. ”Semangat menjaga lingkungan ini harus menjadi warisan bagi anak cucu kita. Saya bangga melihat antusiasme kader-kader di Desa Kemantren yang begitu luar biasa,” ungkap perempuan yang karib disapa Ning Hanna, ini. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #kecamatan gedeg #desa berseri #desa kemantren