Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kumpul Rejeki benar-benar menjadi ladang rejeki bagi warga masyarakat Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi. Terbukti, untung hingga puluhan juta sukses diraup BUMDes dari pengelolaan dua unit usaha. Utamanya, Taman Sekumpul Mojo yang tidak sekadar menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), tapi juga menjadi ikon wisata desa khususnya di utara sungai.
PADA Maret lalu, BUMDes yang dipimpin Wito baru saja menggelar bagi hasil untung bersama warga dan pemerintah desa (pemdes) setempat. Dengan membagikan pendapatan BUMDes sebesar Rp 61 juta menjadi dua klaster, yakni 60 persen atau setara Rp 37 juta untuk Pendapatan Asli Desa (PADes) dan 40 persen atau setara 24 juta untuk laba yang diperuntukkan untuk inovasi atau pengembangan usaha.
’’Alhamdulillah, bagi hasil ini adalah yang perdana dengan keuntungan sebesar Rp 61 juta yang didapat dari pengelolaan Taman Sekumpul Mojo dan usaha sewa ruko,’’ ungkap Pj Kepala Desa Mojokumpul Dwi Juni Siswanto.
Agar bisa langsung dirasakan masyarakat, BUMDes bersama pemdes membagikan PADes tersebut dengan dikemas buka bersama dan pemberian santunan. Masing-masing kepada warga miskin sebanyak 37 orang yang terdiri dari perwakilan 7 orang di setiap dusun ditambah 9 orang pedagang di lingkungan RTH dan Ruko BUMDes. Mereka berhak menerima bantuan sebesar Rp100 ribu.
Lalu, beasiswa pendidikan untuk 30 pelajar tidak mampu. Rinciannya, 6 siswa berasal dari empat dusun (Sambigede, Jatikumpul, Semampir Lor, dan Semampir Kidul) ditambah 6 siswa yang merupakan anak pedagang di lingkungan RTH dan Ruko. Masing-masing berhak menerima bantuan sebesar Rp 250 ribu.
Ketiga, apresiasi untuk aparatur dan kelembagaan desa sebanyak 120 orang. Terdiri dari Sekdes, perangkat desa, staf, anggota BPD, serta unsur kelembagaan desa seperti LPM, Ketua RT/RW, Karang Taruna, TP PKK, Posyandu).
Bagi hasil ini diakui Dwi sebagai bukti bahwa pengelolaan potensi desa berjalan dengan baik. ’’Ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi kami. Semoga keberkahan senantiasa menyertai setiap upaya pembangunan yang kami lakukan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah