Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rawat Kelestarian Mata Air, Gelar Tradisi Bedah Sumber Dhuwur

Rizal Amrulloh • Selasa, 14 April 2026 | 06:25 WIB
BERBURU IKAN: Warga memburu ikan di mata air Sumber Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/4) dalam tradisi bedah sumber. (Rizal JPRM)
BERBURU IKAN: Warga memburu ikan di mata air Sumber Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/4) dalam tradisi bedah sumber. (Rizal JPRM)

 

 

Ratusan warga Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto beramai-ramai menangkap ikan di Sumber Dhuwur, Minggu (12/4) pagi. Tradisi turun temurun yang dinamakan bedah sumber ini menjadi upaya dalam merawat mata air.

BEDAH sumber di Desa Wonosari ini menjadi momen yang dinantikan masyarakat setempat. Tak sekadar berlomba-lomba manangkap ikan langsung dari kolam, tradisi ini juga menjadi wujud rasa syukur atas melimpahnya air dari Sumber Dhuwur.

 ’’Bedah sumber dilaksanakan setiap dua tahun sekali, ini sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur warga,’’ tutur Kepala Desa Wonosari Takrib.

Baca Juga: Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro Gelar Rembuk Stunting, Komitmen Bersama Berantas Kasus

Selain itu, bedah sumber juga menjadi bagian dari tradisi untuk menjaga kelestarian mata air. Pasalnya, keberadaan Sumber Dhuwur sejak lama telah memberikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Baik untuk dikonsumsi, maupun dimanfaatkan guna mengaliri areal pertanian di Desa Wonosari.

BERBURU IKAN: Warga memburu ikan di mata air Sumber Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/4) dalam tradisi bedah sumber. (Rizal JPRM)
BERBURU IKAN: Warga memburu ikan di mata air Sumber Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/4) dalam tradisi bedah sumber. (Rizal JPRM)

 

Bahkan, pancaran sumber tersebut juga tak pernah kering meski musim kemarau. ’’Dari dulu sampai sekarang, sumber ini tidak pernah habis airnya. Ini yang harus kita jaga bersama,’’ urainya.

Baca Juga: Cafe Semanggi Lengkapi Wisata Air Sumber Dhuwur di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro

Dalam perkembangannya, Sumber Dhuwur kini juga menjadi salah satu destinasi wisata. Air yang jernih dan pepohohonan yang rindang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Desa Wonosari. ’’Kami ingin Sumber Dhuwur ini tetap lestari dan semakin dikenal masyarakat luas,’’ harapnya. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Kecamatan Ngoro #Sumber dhuwur #Desa Wonosari #mata air keramat