Wisata Jatirejo Majapahit Park (JMP) di Desa/Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu pilihan alternatif untuk berwisata keluarga. Bahkan, saat weekend menjadi jujukan warga sekitar melakukan aktivitas olahraga.
CAMAT Jatirejo Harfendy Setiyapraja, mengatakan, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) yang sebelumnya diresmikan Bupati Muhammad Albarraa tahun lalu sedikit banyak sudah memberi asas manfaat bagi warga sekitar. Hal itu tampak dari aktivitas warga yang keram memanfaatkan, proyek yang menelan anggaran Rp 5 miliar sebagai tempat olahraga. ’’RTH itu setiap weekend selalu menjadi jujukan warga sekitar untuk melakukan aktivitas olahraga,’’ ungkapnya.
Keberadaan RTH tersebut, kini menjadi pilihan alternatif warga sebagai lokasi wisata desa. Sehingga, hemat Harfendy, dengan meningkatnya aktivitas warga di kawasan tersebut diharapkan mampu memunculkan ekonomi baru bagi masyarakat. ’’Kalau berwisata tidak jauh jauh, apalagi masuknya masih gratis,’’ terangnya.
Lebih lagi, proyek yang menempati lahan seluas satu hektare ini didesain multifungsi. Tak hanya sebagai sarana rekreasi yang asri, proyek pembangunan pagar pengaman di kawasan RTH Jatirejo ini terus menunjukkan progres signifikan. Pembangunan pagar RTH Jatirejo merupakan proyek lanjutan, anggarannya bersumber dari Bantuan Keuangan Desa (BK Desa). ’’Jadi, setelah pembangunan struktur utama RTH Jatirejo tuntas tahun 2024 lalu, pengerjaan tahun ini difokuskan untuk penyempurnaan fasilitas pendukung berupaya pagar keliling. Jadi masih terus bersolek,’’ paparnya.
Kepala Bagian Adminstrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekdakab) Mojokerto, Yurdiansyah menambahkan, RTH Jatirejo kembali memperoleh BK Desa tahun anggaran 2025 untuk menyempurnakan bangunan utama. Anggaran BK Desa yang diplot untuk RTH Jatirejo digunakan membangun pagar keliling. ’’Pembangunan struktur utama RTH Jatirejo sudah selesai tahun 2024, kemudian Tahun 2025 P-APBD dapat bantuan lagi khusus untuk pembangunan pagar senilai Rp 305 juta,’’ ungkapnya.
Adanya beberapa kendala teknis menyebabkan pembangunan pagar baru terlaksanakan Desember akhir tahun 2025 lalu. Namun dirinya memastikan pembangunan pagar RTH Jatirejo selesai berdasarkan target yang sudah ditentukan. ’’Batas waktu penyelesaian pagar tersebut masih bulan Maret (2026), karena anggaran baru tertransfer bulan Desember 2025. Kami juga melakukan pengawasan hingga tuntas sesuai target,’’ bebernya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah