Nilai gotong royong masih dipegang erat warga Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko. Kemarin (5/2) warga secara swadaya menggelar kerja bakti membersihkan rumah terdampak bencana angin kencang.
SEPERTI diketahui, sejumlah rumah mengalami rusak akibat angin kencang menerjang wilayah Mojokerto Raya, Rabu (4/2) sekitar pukul 16.30. Dua rumah di antaranya menimpa warga Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo. Kedua rumah rusak sedang setelah bagian atapnya tersingkap.
’’Walaupun tidak ada korban, saat itu juga kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto,’’ ujar Kepala Desa Wringinrejo Suhartono, kemarin (5/2). Personel BPBD yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan asesmen dampak bencana tersebut. Penanganan darurat dilakukan dengan membagikan bantuan terpal pada pemilik kedua rumah tersebut.
Di samping itu, warga secara swadaya membantu penghuni rumah yang kesusahan tertimpa bencana. Para tetangga korban, dibantu personel Polsek Sooko dan Koramil Sooko menggelar kerja bakti untuk membersihkan puing-puing rumah warga yang diempas angin kencang. ’’Selain warga dan TNI/Polri, kami juga melibatkan anggota Desa Tangguh Bencana (Destana) Wringinrejo. (Destana) kami fungsikan setiap ada bencana seperti ini,’’ bebernya.
Menurutnya, gotong royong lewat kerja bakti tersebut sekaligus wujud kepedulian dan meringankan warga yang sedang tertimpa bencana. Swadaya warga dinilai penting, terutama dalam percepatan pemulihan kondisi pascabencana.
Lingkungan sekitar rumah warga terdampak angin kencang kembali bersih seiring rampungnya kerja bakti kemarin siang. ’’Secara swadaya warga membantu tetangga yang terdampak bencana dengan semampunya. Jadi, tidak hanya menunggu bantuan BPBD,’’ tandas Suhartono. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah