Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat (PUEM) Gading Desa Mojowono, Kecamatan Kemlagi, terus berkiprah. Setidaknya hal itu dibuktikan saat rapat laporan pertanggungjawaban PUEM Gading di Pendapa Balai Desa Mojowono, Kamis (29/1) lalu. Hasilnya dinyatakan sesuai harapan dan tanpa kendala.
KEPALA Desa Mojowono Maretsa Ayu Widya mengatakan, PUEM memiliki peran strategis dalam memajukan ekonomi desa. Praktis, beberapa hal harus dikuasai dan dilakukan oleh pengelola dalam menjalankan usahanya. ”Seperti keterampilan mengidentifikasi ide-ide usaha, menyaring ide-ide usaha tersebut, mengelola usaha serta keterampilan pelaporan dan pertanggungjawaban pengelola PUEM yang akuntabel kepada pemerintah desa,” katanya, kemarin (1/2).
Ia meminta para anggota PUEM agar mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya manusia (SDM) dan modal yang dimiliki desa demi kesejahteraan masyarakat. Sekaligus terus membantu menciptakan lapangan kerja baru guna menurunkan kemiskinan dan angka pengangguran. ”Keberadaan PUEM ini sendiri juga untuk mem-backup agar masyarakat yang tidak mempunyai jaminan tidak sampai pinjam ke bank dengan bunga tinggi,” imbuhnya.
Dia menambahkan, sejak didirikan 2018 silam, PUEM hadir sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan akses keuangan di desa. Program ini dikelola oleh dan untuk masyarakat, sehingga lebih memahami kebutuhan finansial lokal. ”PUEM menyediakan layanan tabungan, pinjaman, dan jasa keuangan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat desa. Dengan demikian, PUEM ini jadi pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Meski PUEM Gading memiliki potensi yang cukup besar, Maretsa menekankan ada beberapa tantangan yang perlu disikapi. Di antaranya persaingan dengan lembaga keuangan lain, keterbatasan modal, dan minimnya keterampilan manajemen menjadi beberapa hambatan yang perlu ditangani bersama. ”Namun, jika dibarengi dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pengelolanya, kita optimistis dapat mengatasi tantangan-tantangan ini ke depannya,” tandas dia. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah