KABUPATEN - Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, baru dimulai awal Desember 2025 lalu. Kendati demikian, pemdes setempat optimistis proyek tersebut akan rampung sebelum akhir bulan ini.
Kepala Desa Sumbertebu Mukhlason Rosyid menuturkan, pembangunan gerai KDMP ini merupakan bagian dari upaya strategi pemerintah pusat untuk desa dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat. Gerai tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan ekonomi rakyat yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, hingga memasarkan produk lokal. ’’Gerai KDMP ini juga diharapkan bisa memberikan layanan simpan pinjam yang mudah diakses oleh warga saat sudah beroperasi nanti,’’ katanya.
Di sisi lain, pembangunan gerai ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di mana, pembangunan gerai KDMP adalah wujud komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan pusat perekonomian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain tentunya dengan BUMDes yang juga sudah ada dan telah berjalan sebelumnya. ’’Kami berharap gerai ini nantinya mampu menjadi ruang pemberdayaan bagi warga sekaligu motor penggerak ekonomi desa, serta bisa berjalan beriringan dengan BUMDes,” ujarnya.
Ia menilai, warga Desa Sumbertebu menyambut positif pembangunan gerai tersebut. Banyak yang berharap gerai koperasi nantinya dapat menyediakan harga bahan pokok yang lebih terjangkau, serta akses layanan yang lebih mudah dibandingkan toko-toko di luar desa. ’’Selain itu, keberadaan gerai KDMP juga diyakini akan membuka peluang kerja baru bagi warga setempat,’’ paparnya.
Seiring berjalannya progres pembangunan gerai KDMP ini, Desa Sumbertebu mengambil langkah penting menuju kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Yakni, nilai kebersamaan yang terwujud dalam pengerjaan pembangunan gedung.
’’Ini juga menguatkan tekad seluruh pihak untuk mendukung lancarnya pembangunan hingga peresmiannya nanti. Kami optimistis, pengerjaan tuntas sesuai deadline, akhir Januari nanti,’’ beber Mukhlason.
Menurutnya, masyarakat juga berharap gerai ini akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa serta sebagai pusat aktivitas yang bermanfaat. Sebab, pembangunan gerai bukan sekadar fisik, melainkan menjadi harapan dan peluang desa untuk meraih masa depan yang lebih baik. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah