’’Salah satu wujud nyata dari gotong royong yang masih berlangsung hingga kini adalah kegiatan perbaikan jalan desa,’’ sebut Kepala Desa Kesimantengah Bangga Al Hakim. Ia menjelaskan, kali jalan antardusun Galenglo yang sempit dan berpasir jadi sasaran perbaikan.
Dengan pengecoran yang lebih layak, kini masyarakat bisa mengakses dengan nyaman. ’’Jadi setelah diperbaiki, bisa jadi jalan alternatif,’’ imbuhnya.
Menurutnya, konsep gotong royong telah menjadi bagian dari tradisi yang mengakar dalam kehidupan warga di lima dusun. Sehingga kegiatan ini bukan hanya sekadar perbaikan jalan semata. Tapi juga menciptakan rasa kebersamaan antarwarga desa, mempererat hubungan sosial, sehingga menjadikan jalan tersebut lebih nyaman dilalui masyarakat.
"Ini murni inisiatif warga sendiri. Mereka urunan beli semen, saya bantu sekalian untuk beli pasir, batu, kerja bakti tenaga buat penahan jalan, sekaligus proses pasang betonnya,’’ beber Bangga.
Gotong royong perbaikan jalan antardusun ini, melibatkan seluruh aparatur dan masyarakat. Termasuk, peran pemerintah desa dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan gotong royong ini. Diharapkan, kondisi jalan desa menjadi lebih baik sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
’’Setiap warga desa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungannya, termasuk jalan-jalan yang menjadi akses utama menuju rumah mereka,’’ pungkas kades. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah