UNTUK menghindarkan anak-anak dari kecanduan game online, Pemerintah desa (Pemdes) Sambilawang, Kecamatan Dlanggu membentuk sekolah sepak bola (SSB) khusus bagi anak usia dini hingga remaja. Tak kurang 50 anak usia 10 hingga 15 tahun mengikuti pembinaan SSB Putra Sambilawang FC yang berdiri sejak tahun 2024 itu.
Selain untuk memberikan aktivitas yang produkti, keberadaan SSB juga dapat membantu anak-anak dalam mewujudkan cita-cita menjadi pemain profesional. ’’Pemdes sifatnya hanya memfasilitasi agar anak-anak memiliki kegiatan yang positif. Alhamdulillah, sudah ada 50 anak yang bergabung latihan,’’ ujar Kepala Desa Sambilawang, Hadi Suwignyo.
Selain mengurus legalitas SSB, Pemdes Sambilawang juga memfasilitasi anak-anak dengan sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya menyediakan lapangan yang representatif, peralatan latihan yang lengkap hingga staf pelatih yang mumpuni. Termasuk menambah penerangan lapangan agar bisa dipakai latihan di malam hari.
Selain untuk SSB, fasilitas ini juga bisa dipakai usia dewasa dalam menyalurkan hobinya. ’’Fasilitasi ini bertujuan untuk menggeliatkan kembali aktivitas olahraga di kalangan masyarakat,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah