Kondisi jalan yang bagus akan membawa dampak yang positif. Dengan memberikan kemudahan pasti akan berdampak dengan perekonomian masyarakat, apalagi menyangkut aktivitas para petani.
AKSES jalan yang bagus pasti menjadi dambaan setiap orang. Khususnya bagi kehidupan desa yang mayoritas warganya petani. Ruas jalan yang memadai itu seperti yang tampak di Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo. ’’Saat ini kami telah membangun jalan usaha tani (JUT) dan tembok penahan tanah (TPT),’’ kata Kepala Desa Jiyu, Moh Ali Imron.
Imron mengatakan, pembangunan jalan usaha tani (JUT) dan tembok penahan tanah (TPT) ini menyentuh Dusun Candi dan Jambu. Pembangunan infrastruktur itu menjadi prioritas pihaknya. ’’Memang area Jiyu mayoritas warganya petani sehingga kami berupaya mendukung aktivitas para petani,’’ tandasnya.
Pihaknya menjelaskan, dengan berorientasi pada perbaikan, pembuatan sarana prasarana yang mendukung di sektor pertanian ini diharapkan bisa memberikan dampak yang signifikan kepada petani. Dampak yang paling nyata adalah kemudahan mobilitas bagi petani dengan peralatan kerjanya. Juga, distribusi hasil pertanian setempat.
Imron merinci, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Candi dan Jambu volumenya mencapai 550 meter x 2,5 meter. Dilakukan berupa rabat beton ’’Pengerjaan jalan menggunakan rabat beton yang berasal dari anggaran Bantuan Keuangan (BK) Desa dari Provinsi Jawa Timur,’’ sebutnya.
Pihaknya berharap dengan adanya JUT ini bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat bagi para petani. Yang dulunya jalan menuju ke area sawahnya hanya sepeda motor, kini petani bisa dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat. ’’Yang dulu medannya sulit hanya sepeda motor saja, namun sekarang pas panen mobil bisa masuk dan mudah,’’ pungkas Imron. (dik/fen)
Editor : Hendra Junaedi