Menjadikan lingkungan yang bersih dan asri tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja. Kesadaran dan partisipasi masyarakat juga berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Hal ini terus diupayakan Pemerintah Desa (Pemdes) Menanggal, Kecamatan Mojosari lewat aktivasi Bank Sampah Melati Mekar Barat Wojo di Dusun Kwarengan.
DENGAN memilah sampah rumah tangga setiap harinya, Bank sampah yang berdiri sejak tahun 2023 ini mampu menyumbang pendapatan desa. Bahkan omzet yang didapat dari pengumpulan sampah yang tersebar di 340 rumah tangga mencapai puluhan juta rupiah.
’’Kami sudah dua tahun ini mengelola Bank Sampah lewat metode pemilahan sampah plastik yang terkumpul dan dijual kembali. Alhamdulillah, dapat menyumbang Pendapatan Asli Desa sampai 17 juta per tahun,’’ ungkap Kepala Dusun Kwarengan, Khoirul kemarin (28/10).
Ke depan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini akan dikembangkan semaksimal mungkin dengan inovasi pengelolaan sampah. Tidak hanya memilah sampah plastik, tapi juga mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Selain itu, juga memilah sampah kaca yang masih layak untuk digunakan sebagai bahan bangunan.
Dengan pengelolaan tersebut, Khoirul berharap kondisi lingkungan dusunnya semakin bersih. Dengan begitu, warga juga bisa merasakan suasana lingkungan rumah tangganya yang sehat dan asri. ’’Kami berkomitmen untuk menjadikan Dusun Kwarengan sebagai Dusun yang asri dan rindang. Cita-cita ini sekaligus untuk mendukung Mojosari layak sebagai kawasan ibu kota Kabupaten Mojokerto,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi