Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, terkenal dengan kekayaan budaya peninggalan nenek moyang. Untuk mendukung dan merawat peninggalan warisan budaya itu, para generasi muda diajak mencintai seni musik gamelan. Yakni, lewat program pembelajaran musik gamelan yang rutin digelar setiap pekan.
Tak hanya bermain gamelan Jawa, para remaja desa juga diajak belajar memainkan lantunan musik yang dipadukan dengan terbang jidor. ’’Pembelajaran ini tentu menggugah semangat masyarakat Desa Klinterejo dalam melestarikan gamelan yang ada di desa agar tidak hilang tergerus zaman,’’ kata Kepala Desa Klinterejo Zainal Abidin.
Pelatihan tersebut dilakukan dengan praktik langsung menggunakan perangkat gamelan Jawa lengkap. Itu sebagai salah satu bentuk kegiatan nyata guna menjaga kelestarian seni karawitan sekaligus mengenalkan gamelan kepada anak-anak usia muda. ’’Biasanya latihan bisa seminggu dua sampai tiga kali pertemuan, sesenggangnya anak-anak saja,’’ tuturnya.
Selain itu, dengan adanya mentor yang membimbing dan mengarahkan saat berlatih diharapkan dapat mendorong semangat para generasi milenial. Yang mana, bisa berguna untuk menimba wawasan pengetahuan dan keterampilan dalam memainkan gamelan dengan benar. ’’Alhamdulillah, penampilan anak-anak ini sudah dapat apresiasi dari kalangan pecinta seni dan budaya, maupun instansi,’’ imbuh Zainal.
Adapun kegiatan pembelajaran musik gamelan Jawa ini menjadi pendukung Pemdes Klinterejo dalam mewujudkan desa wisata. Apalagi, desa dengan tiga dusun ini terkenal dengan kekayaan peninggalan sejarah Majapahit. ’’Kita punya situs Tribuana Tunggadewi. Nah, untuk memperkuat desa kita sebagai desa wisata, tentu tidak hanya dari fasilitasnya saja, tapi juga dari SDM-nya,’’ tambah Sekretaris Desa Klinterejo Amarta Ahmad.
Tak hanya mempelajari musik gamelan Jawa. Pemdes Klinterejo juga menggaungkan pembelajaran aksara Jawa. Yang nantinya dari program ini diharapkan generasi muda di Desa Klinterejo dapat melestarikan bahasa Jawa, sebagai bahasa lokal. Sehingga, dapat menambah nilai penguat tradisi di daerah yang kaya akan peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit itu. ’’Semoga dengan ditunjang program ini, anak-anak Desa Klinterejo bisa semakin semangat dalam melestarikan budaya lokal,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi