Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Bersumber Dana Desa

Indah Oceananda • Sabtu, 27 September 2025 | 16:00 WIB
REVITALISASI : Pengerjaan program pembangunan infrastruktur di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, beberapa waktu lalu.
REVITALISASI : Pengerjaan program pembangunan infrastruktur di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, beberapa waktu lalu.

 

Peningkatan kualitas dan kesejahteraan warga Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal terus diupayakan. Tahun ini, pemdes setempat merealisasikan sejumlah perbaikan infrastruktur lewat program pembangunan yang didanai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025.

TIM Pelaksana Kegiatan (TPK) telah melaksanakan sejumlah kegiatan fisik yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dasar. Sejumlah kegiatan pembangunan tuntas dilaksanakan akhir Juni lalu. ’’Ada sejumlah program pembangunan yang telah diselesaikan hingga pertengahan tahun ini,’’ kata Kepala Desa Sumbertebu Mukhlason Rosyid.

Program pembangunan itu meliputi jembatan Dusun Gampang, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Sumberbendo, pembangunan drainase Dusun Glonggongan, serta jalan rabat beton Dusun Glonggongan. ’’Mengingat kondisi jembatan sebelumnya sudah mengalami penurunan fungsi dan akses yang sempit, akhirnya kita revitalisasi total,’’ bebernya.

Di samping itu, perbaikan jalan juga supaya keamanan dan memperlancar arus transportasi lokal kian meningkat. Sedang untuk TPT, dibangun untuk mencegah abrasi tanah dan kerusakan jalan akibat pergeseran tanah. ’’Desa Sumbertebu membangun TPT di wilayah yang memiliki kontur tanah rawan. Konstruksi ini tidak hanya melindungi rumah dan jalan desa, tetapi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan terhadap bencana alam yang pernah terjadi, yaitu luapan Kali Tekuk,’’ paparnya.

Demikian pula, sistem drainase dirancang untuk mengalirkan air hujan secara lebih efektif dan menghindari kerusakan infrastruktur jalan serta rumah warga. Dusun Glonggongan, lanjutnya, sering terdampak menampung udara, yang mengganggu aktivitas warga. ’’Drainase ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir lokal dan menjaga kebersihan lingkungan,’’ imbuh dia.

Proses pembangunan dilakukan secara padat karya tunai. Itu melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. ’’Proses perencanaan hingga pelaksanaan dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui musyawarah desa, guna memastikan pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Tembok Penahan Tanah (TPT) #sumbertebu bangsal #pembangunan jalan #infrastruktur #Dana Desa (DD)