Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang dialami warga, Pemerintah Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, kini punya Omah Rembug. Didirikan pekan lalu, usulan tersebut direalisasikan setelah mendapat kunjungan dari Polda Jatim.
Kepala Desa Gebangmalang Yeni Rahmawati menjelaskan, Omah Rembug merupakan terobosan baru untuk mengatasi segala permasalahan yang dihadapi warga di lingkungan desa. Tujuannya, agar dapat membantu permasalahan yang ada di tengah warga. "Pembentukan Omah Rembug ini dilaksanakan oleh tiga pilar. Yakni, bhabinkamtibmas, babinsa, dan perangkat desa serta tokoh masyarakat," katanya.
Omah Rembug tersebut, lanjutnya, menjadi media bagi masyarakat untuk menemukan solusi permasalahan. Sehingga, dalam proses rembuk atau musyawarah, akan melibatkan ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat. Guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan harmonis. ”Jika ada suatu permasalahan, tentunya kita harus berkoordinasi dengan tiga pilar untuk menyelesaikan permasalahan," paparnya.
Pokok permasalahan yang dirembuk juga akan disaring terlebih dahulu. Hal itu sebagai supaya tidak mendahului wewenang aparat penegak hukum, yakni pihak kepolisian untuk berkoordinasi. ”Jika permasalahan ini diselesaikan di pemerintah desa, kita duduk bersama,” jelasnya.
Yeni menambahkan, arahan dari Polda Jatim tentang Omah Rembug harus terbentuk di tingkat RW. Sehingga pemdes merespons baik program tersebut. Apalagi, dapat membantu Pemerintah Desa Gebangmalang. ”Masyarakat Desa Gebangmalang merasa terbantu dengan adanya Omah Rembug di tingkat RT/RW. Kita tetap bekerja sama dengan bhabinkamtibmas, babinsa, RT, RW, dan perangkat desa,” urainya.
Adapun Omah Rembug didirikan untuk mencari solusi dan penyelesaian secara kekeluargaan hingga menyalurkan segala aspirasi dan pendapat untuk kepentingan kemajuan lingkungan dan desa. ”Kami berharap, dengan adanya Omah Rembug ini, warga dapat menyampaikan segala permasalahannya dengan cepat, penuh kekeluargaan, dan dilandasi musyawarah,” pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi