Perbaikan infrasruktur jalan menjadi salah satu fokus utama program kerja Pemerintah Desa (Pemdes) Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, di tahun ini. Selain mempermudah akses warga, mulusnya jalan desa sekaligus memfasilitasi pengendara dari daerah lain melintasi jalan alternatif saat terjebak kemacetan di Jalan Raya Bypass Mojokerto-Sidoarjo.
Kali ini perbaikan menyasar jalan desa di Dusun Lengkong yang selama 15 tahun tak tersentuh perbaikan. Jalan antardesa ini kerap dijadikan jalur alternatif bagi pengendara ketika arus lalu lintas di Jalan Raya Mojokerto-Sidoarjo tersendat.
Sepanjang 300 meter jalan penghubung antardesa dan antardusun ini diaspal mulus sejak 15 Juni lalu. ’’Perbaikan ini adalah salah satu wujud nyata pemanfaatan dana desa (DD) tahun anggaran 2025 yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,’’ ujar Kepala Desa Lengkong Nuroso.
Pemdes mengucurkan puluhan juta DD agar kualitas infrastruktur desa ini meningkat. Pemanfaatan DD dengan didukung warga melalui musrenbangdes membuat pembangunan dapat terealisasi. Sehingga dana yang dikucurkan bisa bermanfaat. Yakni, membantu mobilitas warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Selain pengaspalan jalan, pemdes berencana membangun jalan usaha tani (JUT) untuk membantu akses pertanian warga. Hal ini tak lain sebagai wujud kehadiran pemdes dalam mendukung sektor pertanian. ”Untuk realisasinya kita lakukan secara bertahap di tahun ini,” tandasnya. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi