Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Beloh, Kecamatan Trowulan: BUMDes Bikin Unit Usaha Anyar, Kembangkan Kerajinan Alas Kaki

Indah Oceananda • Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:55 WIB
MASIH MERINTIS: Suasana Balai Desa Beloh, Kecamatan Trowulan. Dalam waktu dekat, desa dengan tiga dusun ini akan mendirikan unit usaha di bawah naungan BUMDes.
MASIH MERINTIS: Suasana Balai Desa Beloh, Kecamatan Trowulan. Dalam waktu dekat, desa dengan tiga dusun ini akan mendirikan unit usaha di bawah naungan BUMDes.

 

MENCIPTAKAN lapangan kerja merupakan salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat. Kepengurusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Beloh yang baru saja terbentuk tahun lalu, diharapkan mampu menjawab tantangan ini.

Desa yang berada di Kecamatan Trowulan ini punya potensi dari kerajinan sandal sepatu. Sebab, masyarakat di tiga dusun, mayoritas merupakan perajin alas kaki. ’’Tapi sudah tidak sebanyak dulu,’’ terang Pj Kepala Desa Beloh Kotif Efendi.

Setiap hari, ada puluhan warga yang berkecimpung dan menggantungkan hidupnya dari usaha tersebut. Oleh karenanya, lewat kepengurusan BUMDes yang anyar, diharapkan nantinya ada unit usaha dari peluang tersebut. ’’Sementara masih merintis menuju pembentukan usaha tersebut, karena memang kepengurusannya juga baru,’’ ulasnya.

Menurutnya, peluang kerajinan alas kaki yang diproduksi oleh masyarakat Desa Beloh bisa dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi. Untuk mendukung itu, pihaknya bakal mengawal pendampingan usaha tersebut. ’’Kita akan mulai pendampingan, agar perajin alas kaki di Desa Beloh bisa terus eksis,’’ papar dia.

Kotif menilai, pendampingan menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Dengan kehadiran BUMDes, nantinya akan memudahkan masyarakat dalam pemasaran produk mereka. ’’Dengan pendampingan yang intensif, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan produk kerajinan yang inovatif dan berkualitas tinggi,’’ tuturnya.

Ia menambahkan, melalui dukungan yang komprehensif dari pemerintah, usaha kerajinan alas kaki tersebut bakal memiliki prospek yang cerah. Apalagi, jika pelaku usaha bisa memanfaatkan fasilitas dan program dukungan yang tersedia untuk mengembangkan usahanya. ’’Sehingga nanti pada akhirnya, akan membawa kontribusi juga pada kesejahteraan ekonomi desa,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kerajinan alas kaki #bumdes #Desa Beloh Trowulan #Unit Usaha