Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar  Masuk Tiga Besar Lomba Desa Tingkat Provinsi Jatim 

Khudori Aliandu • Selasa, 17 Juni 2025 | 16:10 WIB

 

 

MASUK TIGA BESAR: Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian mendampingi dalam penilaian lapang perlombaan desa dan kelurahan Provinsi Jawa Timur 2025 di Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, 3 Juni lalu.
MASUK TIGA BESAR: Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian mendampingi dalam penilaian lapang perlombaan desa dan kelurahan Provinsi Jawa Timur 2025 di Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, 3 Juni lalu.

Inovasi yang terus digagas menjadikan Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, berhasil masuk tiga besar lomba desa tingkat Provinsi Jatim tahun anggaran 2025. Berbagai program pun berhasil digeber untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. 

 KETUA BPD Ngarjo, Ahiyat, mengatakan bahwa masuk tiga besarnya Desa Ngarjo ini adalah wujud komitmen pemerintah desa mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, lima tahun ke depan, yakni lebih maju, adil, dan makmur. Tak urung, berbagai program berdampak kepada masyarakat pun terus digeber. ’’Banyak program berhasil direalisasikan, baik pembangunan fisik maupun mental keagamaan. Tetapi yang paling utama adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program BUMDes, mendorong UMKM dengan PUEM, dan lain-lain,’’ ungkapnya. 

Salah satu unit BUMDes yang tengah dikembangkan adalah budidaya ikan lele. Selain itu, juga ada gapoktannya dan pengembangan Pupuk Ferinsa. Benar saja, dengan berbagai inovasi yang dicetuskan, menjadikan Desa Ngarjo berhasil masuk tiga besar pada lomba desa tingkat Provinsi Jatim.

Menurutnya, lomba desa ini sudah sampai pada tahap penilaian lapang dan prosesnya panjang. Mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, pemaparan PPT di PMD Provinsi, dan dinyatakan lolos tiga besar. Dan terakhir, penilaian lapang. ’’Sekarang menunggu hasil nilai lapang dari Blitar dan Magetan. Prinsipnya, setiap mengikuti kompetisi pasti ingin menjadi yang terbaik. Semoga bisa jadi Juara 1. Dengan Slogan Desa Ngarjo Semangat Berprestasi,’’ paparnya.

Untuk menjadi tiga besar memang tidak mudah. Semua lembaga desa, meliputi BPD, LPM, PKK, BUMDes, Gapoktan, dan Karangtaruna harus satu visi dengan pemerintah desa. Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian menegaskan bahwa desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan nasional. Sehingga desa dituntut untuk bernovasi dan membangun kolaborasi untuk kesejahteraan warganya. ’’Jadi, melalui perlombaan desa dan kelurahan, kita dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja pemerintah desa dan kelurahan,’’ ungkapnya.

Menurutnya, ajang kompetisi desa di tingkat provinsi ini adalah momentum yang sangat strategis. Sebab, dapat menjadi cerminan evaluatif dan sumber inspirasi bagi seluruh desa untuk terus memperbaiki diri, termasuk berinovasi dan membangun kolaborasi untuk kesejahteraan warganya. ’’Yang menjadi pokok adalah kemajuan atau kemunduran bangsa ini praktisnya ditentukan dari bagaimana membangun dari akarnya, yaitu desa. Karena desa itu fondasi dari sistem sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat,’’ tegasnya. 

Berjalannya waktu, lanjut Mas Wabup, pemerintahan desa semakin transparan dan akuntabel. Layanan publik juga lebih cepat dan tepat sasaran. Termasuk, program pemberdayaan berjalan efektif. "Dan yang tak kalah penting, peran serta masyarakat semakin aktif. Itu semua buah dari kerja keras, sinergi, dan semangat gotong royong seluruh elemen yang ada di desa,’’ bebernya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #lomba desa #wakil bupati #bumdes #mojoanyar #umkm #Ngarjo #Tingkat Provinsi