Guna membantu meningkatkan kesehatan warganya, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumengko, Kecamatan Jatirejo, gencar silaturahmi ke ibu-ibu hamil (bumil). Lewat program Pemantauan dan Dukungan pada Kehamilan secara Terencana (PDKT), diharapkan kesehatan ibu dan janin terus terjamin.
SETIAP dua bulan sekali, ibu-ibu Tim Penggerak PKK bersama kader dan tim kesehatan Puskesmas berkeliling ke rumah-rumah warga yang sedang mengandung. Tak sekadar berkunjung, mereka juga memberikan edukasi dan penyuluhan tentang kesehatan ibu dan janin, termasuk memeriksa kondisi ibu mulai dari tensi darah, berat badan (BB), hingga lingkar lengan sebagai indikator bumil sehat atau tidak.
Khusus bagi bumil yang berisiko tinggi (risti), akan diberikan bingkisan berupa asupan makanan bergizi khusus, seperti susu khusus bumil hingga beberapa snack yang dapat menyuplai lebih banyak nutrisi bagi ibu dan janin. ’’Untuk bumil risti dengan BB rendah dan lingkar lengan kecil (hamil kek), akan diberikan asupan makanan yang bergizi dalam bentuk parcel,’’ ujar Pj Kepala Desa Sumengko, Mukhlis As’ari.
Program PDKT ini diakui Mukhlis untuk memberikan dukungan kepada warganya agar bersemangat dalam menjaga kesehatan, khususnya bagi bumil yang perlu perhatian khusus lantaran rentan terganggu. Sehingga perlu diberikan asupan nutrisi tambahan selama kehamilan. ’’Kami ikut mendukung dalam meminimalisir angka stunting dan kematian ibu dan janin,’’ tandasnya.
Mukhlis menambahkan, PDKT berjalan sejak tahun 2024 dan akan terus berjalan beriringan dengan program dari Dinkes. Program edukasi ini dinilai efektif untuk membantu meningkatkan kesehatan bagi ibu hamil dan janin. ’’PDKT ini inovasi di bidang kesehatan dengan melibatkan peran ibu di Desa Sumengko,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi