Pemdes Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, terus mendorong kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat agar berkembang. Setelah sukses membuka swalayan buah, BUMDes kini membidik usaha produksi es batu kristal.
Tingginya permintaan dari usaha kecil menengah (UKM) makanan dan minuman di wilayah Dawarblandong menjadi alasan dibentuknya usaha es batu kristal tersebut. ’’Selama ini pengiriman es batu di Dawarblandong berasal dari Surabaya dan sering telat,’’ ujar Kades Sumberwuluh Kunardi.
Tanah kas desa (TKD) seluas 400 meter persegi dibidik dan siap untuk didirikan pabrik es batu. Setidaknya 200 hingga 300 kilogram (kg) es batu kristal siap diproduksi setiap harinya untuk menyuplai kebutuhan usaha makanan dan minuman ringan di wilayah utara sungai ini. ’’Mesin dan lahannya sudah ada, tinggal pendirian bangunan,’’ tambahnya.
Untuk swalayan buah, Kunardi juga berhasrat mengembangkan menjadi beberapa outlet. Selama ini, tempat usaha dagang yang memperjualbelikan aneka buah segar tersebut berada di luar desa, tepatnya di Desa Pulorejo.
Ke depan, outlet bisa didirikan di wilayah sendiri dengan lahan yang lebih luas. Dengan usaha swalayan buah, dia berharap potensi pertanian warganya ikut terangkat. Sehingga warga tak perlu susah payah memasarkan hasil bumi ke tengkulak dengan harga murah. ’’Untuk sementara swalayan buah kami tarik ke wilayah sendiri agar petani lebih mudah mengakses,’’ paparnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi