PEMERINTAH Desa Ngrowo saat ini menjadi pilot project kegiatan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menindaklanjuti surat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto Tanggal 16 Mei 2025 Nomor: 470/1395/416-111/2025.
Yang mana menyatakan Dispendukcapil akan melaksanakan pelayanan adminduk secara langsung kepada warga Desa Ngrowo. ’’Keputusan ini juga didasari karena Pemdes Ngrowo sangat getol atau aktif menggunakan aplikasi Pelaku Paradewi, yakni Pelayanan Kependudukan Khusus Petugas Desa/Kelurahan melalui Website sejak tahun 2023 silam,’’ kata Siti Maidah SH, Kepala Desa Ngrowo.
Bu Lurah, sapaan akrabnya, ini mengatakan, sejak Aplikasi Pelaku Paradewi ini diberlakukan di tiap Desa, Pemdes Ngrowo sangat antusias dalam mendukung program tersebut. ’’Dengan adanya aplikasi Pelaku Paradewi diterapkan, banyak warga yang terbantu. Jadi pengurusan adminduk bisa dilakukan secara efisien dan efektif,’’ tandasnya.
Ditambah lagi, lanjut Bu Lurah, ada kegiatan GISA ini membuat warga sangat antusias. ’’Tidak menyangka dengan beberapa sosialisasi kepada perangkat dari Tingkat RT/RW dan pengumuman secara langsung ke tiap Dusun membuat warga banyak yang datang dan semangat ke Balai Desa Ngrowo, Rabu (21/5) pagi,’’ jelasnya.
Bu Lurah menambahkan, dalam kegiatan GISA ini, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto memberikan pelayanan yang lengkap. Yakni, Perekaman KTP-el, Cetak KTP, Cetak KK, Pembuatan KIA, Akte lahir, Akte Kematian, Perubahan Data Kependudukan, Pindah Datang/Keluar hingga Registrasi IKD (Identitas Kependudukan Digital). ’’Pengurusan adminduk sangat cepat dan bisa langsung jadi atau selesai saat itu juga,’’ tegasnya.
Pemdes Ngrowo berharap warga bisa memanfaatkan momen ini. Karena pemvalidan data kependudukan ini sangat penting. ’’Data kependudukan ini sangat penting saat ini dan ke depannya. Semoga warga semuanya bisa memahaminya. Dan dengan data yang valid akan memberikan dampak yang baik kepada dirinya sendiri,’’ ungkap Bu Lurah.
Di tempat yang sama, Supriyantoni, 34, warga setempat, sangat senang sekali dengan adanya program semacam ini. Pasalnya, beliau ini mengurus beberapa administrasi, meliputi Akta Kelahiran, KTP yang rusak, dan Akte Kematian. ’’Alhamdulillah sangat terbantu. Jadi kita tidak jauh-jauh ke Kantor Dispendukcapil. Ditambah lagi bisa selesai saat ini juga,’’ pungkasnya. (dik/fen)
Editor : Hendra Junaedi