Untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, Pemdes Tamiajeng juga menyediakan air bersih dan sanitasi yang layak. Dengan membangun saluran pipa air bersih yang didistribusikan hingga ke rumah-rumah warga.
Sejak tahun lalu, pipa sepanjang 530 meter telah tersambung dari sumber mata air murni, Sumber Beji. Dengan tersambungnya air bersih ini, sebanyak 3,3 ribu warga desa telah memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Mereka tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan air bersih dan layak konsumsi. Sehingga kesehatan warga saat ini lebih terjamin. ’’Kami bangun dari anggaran DD sebesar Rp 105 juta yang tersambung di seluruh RT, RW, sekolah, hingga tempat ibadah,’’ ungkap Kades Tamiajeng Warnoto.
Program Pamsimas tersebut nantinya akan dikelola warga secara gotong royong. Yakni, dengan melibat seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan yang tanggap terhadap kebutuhan. Program ini juga menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat.
Sehingga air sebagai sumber kehidupan utama bisa terus dinikmati. ’’Nanti akan dikelola secara bergantian oleh kelompok masyarakat (pokmas),’’ tandasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi